Santri NU Diimbau Tidak Jadi Buzzer, Gus Nadir: Lebih Baik Kerja Jadi Tukang Parkir

JAKARTA - Para santri NU diimbau agar tidak menjadi buzzer di media sosial. Baik buzzer pemerintah atau pun oposisi.

Hal ini seperti ditegaskan Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir.

“Santri NU jgn mau jadi buzzer, baik buzzer istana atau oposisi,” katanya di Twitter, Sabtu (15/5).

Dia mengimbau para santri agar tetap menjaga akhlak dan menurut kepada kiai.

“Tetap jaga akhlak dan manut pada dawuh Kiai merawat keragaman dalam berbangsa-bernegara. Mosok manut sama Kakak Pembina,” katanya dikutip dari Fin.

Gus Nadir mengatakan, lebih baik mencari perkerjaan yang halal daripada sebagai buzzer.

“Lebih baik kerja jadi tukang parkir, halal dan berkah, daripada jadi tukang tagar di medsos,” tukasnya. (fin/ima)

Baca Juga:

  • Kasus di Kabupaten Tegal Melonjak, Pimpinan DRPD Ngamuk Tahu Anggaran Covid-19 Rp86 Miliar Baru Dipakai Rp900 Juta.
  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.

Berita Terbaru