Satu Minggu, Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal Bertambah 25 Orang

SLAWI - Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal dalam satu minggu terakhir ini mengalami penambahan 25 orang. Dari data tersebut, 4 kasus meninggal dunia sehingga kalau dipersentasekan ada 16 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal Sarmanah Adi Muraeny, Rabu (15/9) mengatakan, kasus di Kabupaten Tegal kembali naik ke level 3. Hal ini disebabkan salah satu indikator vaksinasi tahap pertama belum 50 persen.

Saat ini Kabupaten Tegal naik menjadi level 3 dari sebelumnya level 2 PPKM.

Pihaknya saat ini sedang gencar melaksanakan vaksinasi supaya target 70 persen atau 1,2 juta warga Kabupaten Tegal yang divaksin bisa tercapai.

"Jika tren kasus sudah turun, maka yang harus digenjot adalah vaksinasinya. Sementara fakta di lapangan mencapai target 50 persen saja cukup sulit bagi kita karena jumlah warga yang sangat banyak," katanya.

Adapun sampai saat ini, tambah Sarmanah, capaian vaksinasi baru 23 persen. Dirinya
memastikan, stok vaksin di Kabupaten Tegal dipastikan aman. Bahkan, setiap fasilitas kesehatan di Kabupaten Tegal sudah bisa melayani warga yang hendak vaksin Covid-19.

"Stok vaksin untuk minggu ini masih aman dan minggu depan sudah ada sesuai jadwal, sambil menunggu droping vaksin dari provinsi," tambahnya.

"Ya Insya Allah kalau bahas stok vaksin satu sampai dua minggu ke depan aman," tambahnya.

Sarmanah mengungkapkan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa tiga daerah di wilayah Jawa Tengah mengalami peningkatan angka kematian Covid-19.

Adapun tiga wilayah itu yakni Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Tegal.

Menanggapi hal itu, jika melihat data real di lapangan jumlah kasus kematian atau tren kematian Covid-19 di Kabupaten Tegal tergolong sedikit.

Namun, dalam seminggu terakhir ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 25 kasus. Dari jumlah tersebut, 4 di antaranya meninggal dunia.

Sehingga jika dipersentasekan, maka angka kematian di Kabupaten Tegal sebesar 16 persen.

Sebetulnya angka kematian di Kabupaten Tegal menurun drastis jika dibandingkan saat bulan Juni-Juli 2021 lalu. Namun, seminggu terakhir memang ada penambahan 25 kasus Covid-19 baru dan empat di antaranya meninggal sehingga perhitungannya empat banding 25 hasilnya 0,16 atau 16 persen. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Polisi Sederhana dan Jujur, Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional.
  • Tes SKD Cuma Tujuh Detik, Ternyata CASN Ketahuan Curang Kerjakan soal Pakai Software.

Berita Terkait

Berita Terbaru