Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan, Editor Metro TV Ingin Curhat Penting ke sang Kekasih

JAKARTA - Kekasih Jodi Prabowo, Suci Fitri Rohmah mengungkapkan penyesalan terbesarnya, setelah sang editor itu pergi selama-lamanya. Menurutnya, beberapa hari sebelum ditemukan tidak bernyawa, kekasihnya itu sudah meminta bertemu untuk menceritakan sesuatu hal yang penting.

“Dia sempat mau cerita masalah dia terakhir. Hari Senin (6/7) dia telepon saya, ngasih tahu, aku pengen ngobrol berdua,” kata Suci usai pemakaman Jodi, Sabtu kemarin.

Sayangnya, keinginan Jodi untuk bertemu dan mencurahkan isi hati kepada kekasihnya itu tak pernah terjadi. Pasalnya, Suci saat itu tengah disibukkan dengan tanggungjawab kerjanya.

“Aku gak bisa (ketemu) karena posisinya kerjanya kan lagi deadline,” bebernya.

Perempuan yang sudah tujuh tahun menjalin asmara dengan Jodi itu lantas mengajak kekasihnya untuk bertemu dan berbincang di rumah saja. Akan tetapi, tawaran itu ditolak Jodi, karena khawatir permasalahan dimaksud diketahui keluarga Suci.

“Ya sudah, dia bilang antara Senin sampe Rabu,” tuturnya.

Setelah itu, Suci mengaku tak lagi mendapat kabar dari kekasihnya itu. “Habis itu ya sudah tidak ada kabar lagi,” sambung dia.

Perempuan yang hendak dinikahi Jodi pada 2022 ini mengaku, sempat menunggu kedatangan kekasihnya itu di rumah pada Rabu (8/7). Nyatanya, Jodi pun tak pernah tiba di rumah Suci untuk bertemu dengan kekasihnya itu.

“Aku kira hari Rabu dia datang ke rumah mungkin mau cerita, tapi ternyata dia gak cerita,” bebernya.

Hal itulah yang menjadi penyesalan terbesar Suci. “Sayanya telat, nyesel banget saya. Andaikan dulu kerjaan gak lagi deadline saya pasti dengarkan curhatannya,” sesalnya.

Sebelumnya, Suci Fitri Rohmah mengungkap adanya orang ketiga dalam hubungan asmara mereka. Suci menyatakan, orang ketiga itu adalah seorang perempuan yang satu kantor dengan Yodi di Metro TV.

Berdasarkan informasi yang didapatnya dari teman Jodi, sosok dimaksud sudah mulai dekat dengan Jodi sejak Oktober 2019. Bahkan, Suci menyatakan sempat bertemu bertiga.

Saat itu, sosok dimaksud mengakui memiliki perasaan istimewa kepada Yodi. Perempuan dimaksud juga pernah menggunggah foto dirinya bersama Yodi mealui akun media sosialnya.

Suci juga mengatakan bahwa sosok dimaksud sakit hati lantaran Jodi mulai menjauhinya semenjak berencana akan menikahi Suci pada 2022 mendatang.

Akan tetapi, Suci menegaskan, dirinya enggan menuding siapapun sebagai dalang atas tewasnya kekasihnya itu. Berdasarkan hasil autopsi, Yodi mengalami kekerasan sebelum dihabisi nyawanya.

Hal itu didasarkan pada luka lebam di tengkuk sebelah kiri korban yang diduga akibat dari pukulan benda tumpul.

Selain itu, ditemukan sejumlah luka tusukan pada tubuh Yodi yang salah satunya ada di bagian jantung. Hal itu pula yang diduga menjadi penyebab nyawa Yodi melayang. (ruh/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Bupati Pemalang Dicibir Netizen Pura-pura Positif Covid-19: Saya Biasa Dibully.
  • Penahanan Djoko Tjandra Dianggap Tidak Sah, Kejagung: Kejaksaan Hanya Menjalani Eksekusi Bukan Penahanan.

Berita Terkait

Berita Terbaru