Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan, Editor Metro TV Sering ke Warung yang Diendus Anjing Pelacak

JAKARTA - Meski belum signifikan, ada sedikit petunjuk yang didapatkan polisi terkait peristiwa pembunuhan editor Metro TV, Yodi Prabowo. Saat dilakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), anjing pelacak yang dibawa polisi mengendus pisau dapur dan berhenti di sebuah warung.

Warung tersebut berada tak begitu jauh dari lokasi jenazah korban ditemukan. Lokasi itupun masuk dalam dalam daftar penyidikan polisi. Ternyata diketahui pemilik warung memang mengenal Yodi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (15/7), mengatakan temuan ini masih didalami. “Pemilik warung itu kenal dengan korban, makanya ini masih didalami semuanya,” kata Yusri.

Diketahui juga, bahwa sebelum ditemukan tewas, Yodi kerap mengunjungi warung tersebut. Karenanya, penyidik saat ini masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi lain, termasuk terhadap pemilik warung.

“Dari keterangan saksi-saksi yang ada, termasuk di warung, diambil keterangan bahwa memang korban sering ke situ,” bebernya. “Ini kita masih mengambil keterangan semua,” jelasnya.

Sementara, untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut, polisi menambah tim khusus terdiri dari jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. (ruh/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.
  • Mantan Pengacara Djoko Tjanda Anita Kolopaking Berakhir di Penjara, Usai Diperiksa 18 Jam.

Berita Terkait

Berita Terbaru