Sehari Pernah Selamatkan Rp40 Triliun saat Jadi Menteri, Rizal Ramli: Tapi Tak Disukai di Kabinet Jokowi

JAKARTA - Ekonom Rizal Ramli mengaku pernah menyelamatkan uang negara Rp40 triliun dalam sehari. Kinerjanya itu dilakukannya ketika menjabat Menko Kemaritiman.

Hanya saja prestasi itu justru tidak disukai di Kabinet Jokowi, lantaran dianggap mengganggu kepentingan pengusaha yang merangkap penguasa. “Rizal Ramli mengganggu pengusaha yang merangkap penguasa. Kalau ini kan memang saya gak suka. Kalau mau jadi pengusaha, ya pengusaha aja. Kalau mau jadi penguasa, penguasa aja,” tambah Rizal.

Menurut Rizal, di Amerika juga banyak pengusaha yang menjadi pejabat. Tapi saat menjadi pejabat, mereka berhenti mengurusi bisnis mereka. “Tapi di kabinet Pak Jokowi masih ada yang udah penguasa, pengusaha juga, merugikan,” katanya.

Rizal Ramli mengaku beberapa proyek penguasa dia batalkan ketika masih menjabat menteri. Salah satunya pembatalan proyek jaringan pipa bahan bakar minyak (BBM) sepanjang pulau Jawa.

“Saya bilang ngapain? Kan sudah ada jaringan distribusi BBM pakai truk tangki dan lain-lain. Masak bikin yang baru lagi, habisin 3 miliar dollar,” cetusnya.

Pembatalan proyek itu membuat salah satu pejabat marah. Sebab, adik pejabat itu merupakan salah satu pelaksana proyek. “Ada pejabat yang adeknya terlibat di situ (proyek). Dia marah sama saya,” kata Rizal.

Proyek lain yang juga dibatalkan yakni rencana pembuatan tangki storage BBM atau tempat penyimpanan BBM. “Saya bilang ngapain Pertamina ngabisin ratusan juta dollar untuk bikin tangki? Toh kita beli BBM setiap hari 1,1 juta barel. Kita panggil aja yang jualan BBM-nya buat nyediain tangkinya,” imbuhnya.

“Presiden setuju saya, dibatalin,” tambah Rizal.

Pembatalan proyek itu membuat seorang pejabat yang merangkap pengusaha marah besar. Sebab, anaknya terlibat dalam bisnis tersebut.

Akhirnya pengusaha dan penguasa itu meminta Presiden Jokowi mendepak Rizal Ramli dari kabinet. “Orang kuasa ya kerjaannya bisikin Jokowi terus supaya ganti saya,” kata Rizal.

“Sebetulnya sederhana, Rizal Ramli dipecat karena pengusaha yang merangkap penguasa ketakutan proyeknya disetop,” imbuhnya.

Dengan pembatalan proyek itu, Rizal Ramli mengklaim menyelamatkan uang rakyat Rp40 triliun dalam sehari. “Kita nyelamatin buat Republik Indonesia triliunan ya, itu 3 miliar dollar plus 600 juta dollar. Itu satu hari aja saya nyelamatin Rp40 triliun lebih,” pungkas Rizal Ramli. (one/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.
  • Mantan Pengacara Djoko Tjanda Anita Kolopaking Berakhir di Penjara, Usai Diperiksa 18 Jam.

Berita Terkait

Berita Terbaru