Sekolah Diminta Beri Ruang Bagi Orang Tua yang Belum Izinkan Anaknya Masuk Sekolah

SLAWI - Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus.

Mereka memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh.

Bupati Tegal Umi Azizah, Jumat (24/7) mengatakan, momentum Hari Anak Nasional di masa pandemi wabah virus corona diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak sebagai pilar bangsa.

Baik itu orang tua, keluarga, masyarakat, badan usaha, media massa dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di Kabupaten Tegal.

"Karenanya sekolah agar memberikan ruang kepada para orang tua yang memang belum mengizinkan anaknya untuk pembelajaran tatap muka,"

Pemerintah, menurutnya harus memikirkan bagaimana anak-anak bisa sekolah tetapi tetap aman dari Covid-19. Pemkab Tegal memberikan ruang dan alternatif untuk melakukan pembelajaran tatap muka diawali dengan simulasi dan terus dilakukan evaluasi. Dalam simulasi, ada catatan wilayah desa/kecamatan yang berkategori zona merah tidak diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka.

Hal ini sekaligus dijadikan sebagai sarana untuk menerapkan protokol kesehatan kepada anak-anak. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Mengeluh Demam dan Sesak Napas, Mahasiswi Kedokteran Asal kabupaten Tegal Positif Covid-19.
  • Sudah Tiga Minggu Diisolasi dan Dirawat, Istri Bupati Pemalang Masih Saja Positif Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru