Sempat Dirawat, Korban Perundungan di Brebes Akhirnya Pulang dari RS

BREBES - Korban dugaan perundungan yang terjadi di wilayah Kecamatan Songgom akhirnya diperbolehkan pulang. Di mana, sebelumnya korban yang diketahui berinisial F (9) tersebut mendapatkan perawatan medis di RS Bhakti Asih Jatibarang selama dua hari.

Diketahui, korban dirawat sejak Minggu (19/6) malam, hingga Selasa (21/6) sore. Dari hasil rontgen dan USG di RS, korban dinyatakan tidak mengalami luka pada bagian dalam.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Tiara berkunjung ke rumah korban.

Menurut Ketua PPT Tiara Kabupaten Brebes Aqilatul Munawaroh kondisi korban sudah membaik. Hasil dari pemeriksaan selama di RS, tidak ada luka dalam di tubuh korban

"Dari kunjungan ke rumah korban, alhamdulillah sudah sehat. Dan kata keluarga korban, hasil pemeriksaan tidak ada luka dalam di tubuh korban," ujarnya, Kamis (23/6).

Dari kejadian tersebut, pihaknya juga akan melakukan pendampingan terhadap korban. Hal ini dilakukan agar korban tidak mengalami trauma atas apa yang terjadi beberapa hari yang lalu.

"Dan kami juga akan mengunjungi rumah pelaku. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman agar kejadian serupa tidak terulang lagi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Brebes Eni Listiana mengatakan, informasi yang diterima kondisi korban semakin membaik. Hanya masih merasa mengeluh di bagian perut.

"Dari pihak keluarga korban meminta adanya pembinaan untuk anak pelaku dan keluarga agar tidak terulang kembali kejadian yang dialami korban," ujarnya.

Selain itu, kata dia, keluarga akan mengusahakan meng-takedown video yang beredar karena wajah korban maupun pelaku terlihat jelas tanpa blur.

Pihak keluarga korban juga akan selektif ketika ada orang yang bertanya tentang kejadian tersebut menghindari oknum yang ingin memanfaatkan situasi.

"Serta ketika ada panggilan dari kepolisian sudah diarahkan agar menghubungi PPT Tiara agar korban bisa didampingi oleh tim," pungkasnya.(ded/ima)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru