Sempat Merah, Kabupaten Brebes Kembali Zona Oranye

BREBES - Kabupaten Brebes per hari ini kembali masuk zona oranye Covod-19. Di mana, dua minggu terakhir, daerah yang identik dengan telur asin tersebut masuk zona merah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes Djoko Gunawan mengatakan, memang dalam beberapa hari terakhir ini pihaknya terus menggenjot instansi terkait dalam 3T, yakni Testing, Tracing dan Treatment dalam pencegahan Covid-19. Hasilnya kini Kabupaten Brebes kembali ke zona oranye.

"Berbagai elemen, baik itu dari unsur TNI-Polri, tim medis dan pemerintah desa bersatu dalam melakukan 3T tadi. Sehingga, alhamdulillah Brebes saat ini masuk zona oranye," ujarnya, Rabu (16/6).

Meski sudah masuk zona oranye, sekda meminta kepada masyarakat dan berbagai elemen agar tidak lengah dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ada. Apalagi, saat ini masih banyak warga di sekitar lingkungan setempat yang mengabaikan prokes.

"Karena itu, saat pemberian vaksinasi ke pedagang, tenaga pendidik dan masyarakatpun kita berikan imbauan kepada warga agar tetap patuh prokes," terangnya.

"Hal ini dikarenakan zona merah dan oranye ini sangat tipis. Tidak menutup kemungkinan akan bergejolak kembali, jadi kita minta untuk tetap menjaga prokesnya dan selalu waspada," lanjutnya.

Ditambahkannya, ada beberapa indikator yang menjadikan Brebes masuk ke zona oranye. Salah satunya dari pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan satu sisi lainnya dilihat dari epidemiologi dan dari sisi epidemiologi ada 15 indikator lainnya.

"Yang lebih paham ini teman-teman dari dinas kesehatan. Namun, dari sisi epidemiologi ini desa-desa yang tadinya zona merah sudah mulai berkurang. Sehingga, Brebes dinyatakan masuk zona kuning," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Mahfud Sebut Negara Enggan Minta Bantuan Asing, Luhut: Pemerintah Telah Meminta Bantuan Negara Sahabat.
  • Politisi PDI Perjuangan Kritik Keras soal PPKM, Effendi Simbolon: Presiden Tidak Patuh Konstitusi.

Berita Terkait

Berita Terbaru