Sempat Putus, Bupati Tegal Tinjau Jembatan Kali Kemiri yang Sudah Mulai Diperbaiki

DUKUHTURI - Bupati Tegal Umi Azizah bersama kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Hery Suhartono meninjau langsung pemasangan jembatan bailey Kali Kemiri sepanjang 30 meter di Desa Kupu Kecamatan Dukuhturi. Pemasangan tersebut merupakan upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah akibat terputusnya jembatan Kali Kemiri yang disebabkan derasnya arus sungai, Minggu (10/1) lalu.

Bupati Tegal Umi Azizah, Jumat (9/10) berharap, dengan dipasangnya jembatan bailey yang dianggarkan oleh Pemkab Tegal dengan nilai Rp470.400.000 tersebut bisa dirawat dengan baik oleh seluruh masyarakat. Sambil menunggu pembangunan jembatan permanen yang akan dikerjakan tahun depan.

"Saya mohon masyarakat bisa menjaga dan merawat jembatan sementara ini," katanya.

Jangan lupa juga, tambah Umi Azizah, untuk tidak membuang sampah di sungai. Jika terlanjur ada sampah yang menumpuk, segera gotong royong untuk dibersihkan. Sehingga sampah yang ada tidak menghambat jalannya arus sungai. Karena salah satu penyebab terputusnya jembatan Kali Kemiri adalah kondisi struktur jembatan yang sudah lama. Juga ditambah sampah yang menumpuk dan tersangkut di tiang bawah jembatan.

"Akibatnya arus sungai tidak dapat mengalir dengan semestinya, sehingga beban arus tersebut menghantam konstruksi dan mengakibatkan jembatan ambruk," tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPU Kabupaten Tegal Hery Suhartono memaparkan bahwa Pemkab Tegal telah menganggarkan dana sebesar Rp535 juta untuk pembangunan jembatan Kali Kemiri yang tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DPU tahun 2020.

Pondasi jembatan penghubung antardesa ini sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak dua tahun lalu. Penyebabnya diduga akibat timbunan sampah seperti dahan atau ranting pohon yang hanyut di sungai dan menyangkut di pilar tengah jembatan.

Pihaknya sudah menyiapkan dokumen perencanaan untuk keperluan lelang pembuatan permanen jembatan lama yang sudah di anggarkan dengan pagu anggaran Rp2,4 miliar untuk tahun 2021.

Target untuk menyelesaikan jembatan sementara ini kurang lebih satu minggu. Dirinya berharap meskipun sementara, setidaknya akses masyarakat bisa normal kembali. (guh/ima)

Baca Juga:

  • NU Bukan Padanan Gus Nur, Andi Arief: Jika Maafkan, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah.
  • Sindir Kebakaran Kejagung, Tengku Zulkarnain: yang Ngerokok Dipecat Aja, Takutnya Istana Negara Ikutan Terbakar.

Berita Terkait

Berita Terbaru