Sempat Terkendala Anggaran dan Lokasi, MPP Brebes Bakal Dibangun 2022

BREBES - Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Brebes sempet terkendala anggaran dan lokasi pembangunan. Namun, Bupati Brebes Idza Priyanti memastikan MPP bakal dibangun pada 2022 mendatang.

Kepastian pembangunan MPP disampaikan bupati ke Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarasi (PANRB) Prof Dr Diah Natalisa MBA saat silaturahmi ke Pendopo Brebes.

Dikatakan bupati, rencana pembangunan MPP sudah diwacanakan oleh Pemkab Brebes sebelum pandemi Covid-19. Namun, saat itu pembangunan MPP terkendala beberapa faktor.

Di antaranya, seperti lokasi kurang strategis dan terbatasnya anggaran menjadikannya belum terwujud pembangunan MPP. Bahkan untuk mendapatkan informasi, desain dan lain sebagainya sudah melakukan studi banding ke Banyuwangi, Banyumas dan Batang.

Rencananya, MPP ini berada pada Kantor Bupati Jalan Pangeran Diponegoro 141 Brebes. Karena kantor bupati akan pindah di tahun 2022 ke lokasi baru yakni di Kantor Pemerintahan Pemerintahan Terpadu (KPT) di Jalan Yos Sudarso Desa Pagejugan, Brebes.

“Dengan renovasi menyeluruh, kantor bupati lama akan digunakan untuk pelayanan lewat MPP," ujarnya.

Meski belum memiliki MPP, kata dia, nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Brebes kategori baik yakni 79,39 di tahun 2020. Sedangkan untuk nilai Indeks Reformasi Birokrasi (RB) 58,89 (CC) dan indeks Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Brebes sebesar 62,41 (B) di tahun 2020.

"Sebagian pelayanan publik di Kabupaten Brebes sudah berbasis elektronik atau digitalisasi seperti pelayanan kependudukan, kesehatan dan pelayanan perizinan," ucapnya.

Kunjungan Deputi Pelayanan Publik didampingi Analis Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Nimade Wisdya Prameiswari dan Analis Kebijakan Pertama Retno Dwi Cahyaningsi dan Sinta Nur Firtiyani.

Tampak hadir mendampingi bupati, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan, Kepala Dinkominfotik Tatag Koes Adianto, Kepala DPMPSTSP Ratim, Kabag Organisasi Setda Julian Purila Dewi dan pejabat lainnya.(ded/ima)

Baca Juga:

  • Arteria Dahlan Pernah Protes karena Tidak Dipanggil Yang Terhormat, Netizen: Saking Angkuhnya.
  • Arteria Dahlan Ternyata Lulusan Tanah Sunda, Prof Romli Atmasasmita: Rasa Malumu di Mana?.

Berita Terkait

Berita Terbaru