Seorang Kakek Hilang Diduga Terbawa Arus saat Jaga Tanaman di Sawah

BREBES - Seorang pria tua bernama R (68) warga Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung dilaporkan hilang, Sabtu (4/12). Korban diduga terbawa arus dan hanyut saat terjadi banjir di wilayahnya.

Camat Bantarkawung Slamet Budi Raharjo membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, korban sedang menjaga tanamannya di sawah sejak Jumat (3/12) malam.

"Namun, sekitar pukul 04.00 WIB Sabtu pagi tadi, ada warga yang melihat ranggon atau gubuknya hanyut terbawa air," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya beserta tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Badan SAR Nasional (Basarnas), SAR Brebes, TIN-Polri dan relawan gabungan Brebes serta warga setempat terus melakukan pencarian. Hingga, Sabtu malam korban masih belum ditemukan.

"Masih dalam proses pencarian. Semoga, korban dapat ditemukan dalam keadaan sehat walafiat," harapnya.

Terpisah, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu (Brebes bagian selatan) Budi Sujatmiko mengaku sudah melakukan proses pencarian hingga ke Bendung Notog. Namun, korban masih belum diketemukan.

"Korban belum ditemukan, pencarian akan dilanjutkan besok pagi," singkatnya.

Seperti diketahui, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bantarkawung sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi tadi. Ada sejumlah desa yang terdampak banjir dan longsor akibat hujan deras yang mengguyur Bantarkawung ini.

Ada tiga desa yang terdampak banjir dan longsor akibat hujan deras di Bantarkawungm. Ketiga desa itu yakni Desa Karangpari dan Telaga (dilanda longsor) dan Desa Kebandungan (dilanda banjir), dan saat ini banjir dilaporkan sudah surut. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terkait

Berita Terbaru