Sesalkan Febri Diansyah Mundur, Wakil Ketua KPK: Dia Pegawai yang Turut Mengawal dan Membesarkan Nama KPK.

JAKARTA - Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan dirinya telah melakukan pertemuan dengan Febri guna membahas pengunduran dirinya. Ghufron mengatakan Febri akan mengundurkan diri per Oktober mendatang.

Ghufron menyatakan KPK telah kehilangan sosok Febri. Bagaimanapun, kata dia, Febri merupakan pegawai yang turut mengawal dan membesarkan nama KPK.

"Namun kami menghormati keputusannya dan saya tetap berharap walaupun yang bersangkutan di luar KPK akan tetap bersatu di titik pemberantasan korupsi di Indonesia," tuturnya, Kamis (24/9) kemarin.

Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif turut menyesalkan pengunduran diri Febri Diansyah. Sebab, menurut Laode, Febri merupakan aset penting bagi lembaga antirasuah.

"Pengunduran diri Febri Diansyah dari KPK perlu disesalkan, karena dia merupakan salah satu aset KPK yang penting dalam menjaga marwah dan martabat KPK," kata Laode.

Pimpinan KPK periode 2014-2019 ini bahkan menyebut Febri Diansyah selama ini telah menjadi pionir KPK selama lima tahun belakangan ini. Laode pun meyakini, di mana pun mantan jurubicara KPK itu bertugas nantinya, akan selalu berjuang untuk tetap melakukan pemberantasan korupsi.

"Febri Diansyah bukan hanya sebagai pegawai KPK, tapi dia adalah ‘wajah terdepan’ KPK selama 5 tahun terakhir. Saya sangat yakin di mana pun dia berada pasti akan selalu berjuang dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, karena DNA Febri Diansyah adalah anti-korupsi," kata Laode.

Sebelum bergabung dengan KPK, Febri tergabung dalam Indonesia Corruption Watch (ICW). Ia merupakan lulusan Universitas Gajah Mada dan ditunjuk sebagai juru bicara pada 2016 hingga akhir 2019. (riz/gw/zul/fin)

Baca Juga:

  • Jadi Rebutan AS dan China, Indonesia Harus siap-siap Hadapi Perang Dunia III.
  • Karikatur Nabi Diributkan, Denny Siregar: Mereka Bahkan Tidak Membaca Kisahnya.

Berita Terkait

Berita Terbaru