Setiap Hari, Ada Pasien Covid-19 Meninggal di Kabupaten Tegal

SLAWI - Setiap hari, pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal ada yang meninggal dunia. Pasien tersebut mayoritas berusia di atas 50 tahun dan memiliki penyakit penyerta.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro, Rabu (20/1) mengatakan, jumlah pasien yang meninggal fluktuatif. Mulai dari 1 orang hingga 3 orang. Untuk hari ini, dirinya mendapat laporan ada dua orang pasien Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia.

"Pasien itu di rawat di RSI Harapan Anda Kota Tegal dan RSUD Kardinah Kota Tegal. Mereka merupakan warga Kabupaten Tegal," katanya.

Kasus kematian, tambah Joko Wantoro, terjadi pada pasien yang usinya di atas 50 tahun dan memiliki penyakit penyerta. Kalau yang di bawah usia 50 tahun jarang sekali.

"Kemarin ada di bawah usia 50 tahun. Itupun karena ada penyakit bawaan."

Sementara itu, Petugas Pemakaman Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal Lugiono membenarkan adanya dua pasien Covid-19 yang meninggal. Kedua pasien itu yakni, perempuan berinisial SR (61) yang sebelumnya dirawat di RSI Harapan Anda Kota Tegal dengan status suspect. Pasien tersebut merupakan warga Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat.

Kemudian perempuan berinisial NA (47) warga Desa Pepedan Kecamatan Dukuhturi. Pasien meninggal saat dirawat di RSUD Kardinah Kota Tegal dan statusnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk pasien SR sudah dimakamkan oleh petugas dari rumah sakit. Untuk NA dimakamkan oleh tim BPBD. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Bertepuk Sebelah Tangan, Laporan Kerumunan Presiden Jokowi Ditolak Polisi.
  • Jadikan Industri Miras untuk Pendapatan Negara, Tengku Zul ke Mar'uf Amin: sebagai Wapres dan Kyai, Bapak Bersuaralah.

Berita Terkait

Berita Terbaru