Siaga Bencana, Pemerintah Dirikan Posko Desa dan Kecamatan

JATINEGARA - Pemerintah Kecamatan Jatinegara menggelar apel kesiapsiagaan bencana alam di masa pandemi Covid-19. Unsur yang terlibat di antaranya relawan TGC Puskesmas Jatinegara, PMI Kabupaten Tegal, Pramuka Peduli Kwaran Jatinegara, KSB (Kampung Siaga Bencana), relawan BPBD, Bagana, Pemuda Pancasila (PP), Jabrig RAPI Jatinegara, MDMC (Muhamadiyah Disaster Managent Center), KPH Pekalongan Barat dan seluruh kepala desa se Kecamatan Jatinegara.

Camat Jatinegara Edi Wasisno, Rabu (24/11) mengatakan, dalam apel, semua unsur relawan membawa peralatan yang dimiliki. Seperti senso, pelampung, cangkul, pelampung, sabit, golok dan masing masing kendaraan operasional.

Dirinya juga memberikan
penghargaan setinggi-tingginya kepada Forkopincam Kecamatan Jatinegara. Dengan penuh semangat melakukan persiapan siaga yang tinggi dalam menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi sebagai dampak dari fenomena alam yang disebut La Nina.

Data terbaru akibat curah hujan Senin malam, mengakibatkan luapan Sungai Logeni. Sehingga mengakibatkan air sungai masuk ke pemukiman warga.

Sebanyak 10 rumah di wilayah RT 01 RW 02 Desa Wotgalih serta pergerakan tanah mengarah longsor di Dukuh Pengasinan Desa Padasari juga membuat satu rumah rusak sedang dan 7 rusak ringan.

Dirinya mengingatkan dan mengajak seluruh warga masyarakat Kecamatan Jatinegara bersama-sama siaga.

"Satu semangat mengantisipasi munculnya bencana alam dengan, mendirikan posko bencana yang dapat diakses 24 jam baik di tingkat kecamatan maupun posko bencana di tingkat desa," katanya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Novia Widyasari yang Diduga Bunuh Diri Sudah 2 Kali Dihamili Polisi Pacarnya dan 2 Kali Diaborsi.
  • Prihatin Wali Kota Portal Alun-alun, Warga: Kita Ingin Tak Ada Egoisme dan Arogansi Kekuasaan.

Berita Terbaru