Sindir Polisi soal CCTV Rusak Disambar Petir, Pengacara Keluarga: Petirnya sampai Sekarang Belum Jadi Tersangka

JAKARTA - Keberadaan baju yang dipakai mendiang Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat ditemukan tewas kembali dipertanyakan pengacara keluarga, Kamaruddin Simanjuntak. Brigadir J tewas di rumah dinas mantan Kadiv Provos Polri, Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7) silam.

"Paling sederhana, baju dari almarhum ketika dia (Brigadir J, red) dibantai belum pernah diperlihatkan," kata dia dalam diskusi virtual berjudul 'Menguak Kasus Kematian Brigadir J', Jumat (5/8).

Menurut Kamaruddin, hingga kini polisi belum pernah mengungkap keberadaan baju yang dipakai anggota Brigadir J saat dinyatakan tewas. Tak hanya baju, Kamaruddin juga menyoal keberadaan tiga ponsel mendiang personel Brimob itu.

Sebelumnya, beber Kamaruddin, polisi memang pernah menyebut ada ponsel milik Brigadir J disita. Hanya saja, Kamaruddin ragu ponsel tersebut memang milik ajudan Irjen Ferdy Sambo itu.

"Ponselnya tiga, sampai sekarang belum diperlihatkan, malah saya dengar ponsel yang disita itu ponsel yang baru dibeli, bukan ponsel yang sesungguhnya," kata Kamaruddin.

Alumnus Universitas Kristen Indonesia (UKI) kemudian turut mempertanyakan alasan kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) yang sempat hilang. Polisi bahkan pernah mengeklaim hasil CCTV rusak akibat petir yang tidak pernah diperiksa Korps Bhayangkara.

"Petir ini sampai sekarang tidak jadi tersangka, dalam tanda petik petir buatan ini, demikian juga yang menghilangkan dekoder CCTV sampai sekarang juga belum tersangka," lanjut Kamaruddin.

Namun, dia tetap mengapresiasi kepolisian yang telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J dengan dijerat Pasal 338 jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Kamaruddin merasa yakin pasal yang dipakai menjerat Bharada E menandakan ada tersangka lain dalam kasus yang sama. "Artinya akan ada segera tersangka-tersangka lainnya yang kami perkirakan minimal sembilan bahkan sampai puluhan orang begitu," ujarnya. (jpnn/zul)

Baca Juga:

  • Ditahan di Tempat Khusus Mako Brimob Kelapa Dua, Ferdy Sambo Bisa Benar-benar Dipecat dan Dipidana.
  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.

Berita Terkait

Berita Terbaru