Sinergitas 3 Pilar Kunci Sukses Penanganan Covid-19 di Kota Tegal

KOTA TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan, keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari sinergitas semua pihak.

Utamanya 3 pilar yakni TNI-Polri dan pemkot serta pihak lainnya juga masyarakat itu sendiri.

Hal itu disampaikan saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Sespimma Polri, di Ruang Deviacita Polres Tegal Kota, Kamis (19/5).

Turut hadir dalam kegiatan, Kasespimma Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiyono, Kakorgadik Sespimma Polri Brigjen Pol Budi Indra Gunawan, Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, Kasdim 0712/Tegal Mayor CBA Eko Budi, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta para pimpinan instansi terkait.

"Sinergitas menjadi kunci dalam penanganan Covid-19 di Kota Tegal," katanya.

Menurut Dedy Yon, intinya, menyamakan persepsi tiga pilar pemkot, TNI dan Polri untuk menjadi sebuah tim sesuai kompetensi masing-masing.

Sehingga mampu menyelesaikan persoalan-persoalan dan hambatan dalam penanganan Covid-19.

Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri Bigjend Pol. Mardiyono mengatakan, pemilihan tempat praktik dilakukan di lima polres di wilayah yang memiliki kerawanan cukup tinggi. Yakni Polres Tegal Kota, Tegal, Pemalang, Brebes dan Pekalongan Kota.

"Peserta didik akan melakukan kunjungan lapangan menganalisis dan mengupayakan bagaimana caranya mencari solusi permasalahan-permasalahan yang ada di polres-polres tersebut untuk menjaga kamtibmas," ujar Brigjend Pol Mardiyono.

Menurutnya, praktik tersebut dilaksanakan selama lima hari. Sedangkan, kegiatan yang dilaksanakan di antaranya FGD, wawancara, pencarian data yang ada di polres, forkopimda dan masyarakat.

"Saya berharap peserta didik bisa memberikan masukan kepada lima polres tersebut, dan ada solusi terkait beberapa permasalahan dan hambatan-hambatan yang ada," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat menyampaikan, pihaknya sangat bangga karena Polres Tegal Kota menjadi salah satu pilihan tempat praktik peserta didik dari Sespimma.

"Ini kesempatan kita bersama stakeholder yang ada di Kota Tegal untuk berbagi bersama para peserta didik. Kita menjelaskan bagaimana sinergitas antara TNI, Polri dan stakeholder bersama-sama dalam penanganan Covid-19. Karena hal ini merupakan salah satu tema dari peserta didik, mencari data dalam penelitian di Kota Tegal," ujar kapolres.

Menurutnya, Kota Tegal telah berhasil dalam penanganan Covid-19, sudah diakui dan sudah mencapai level yang cukup baik pada saat ini.

Tidak ada kasus terkonfirmasi positif dan juga penanganan serta pelaksanaan vaksin yang sangat baik.

"Ini dapat menjadi masukan untuk para peserta didik bagaimana kita dapat bertukar informasi tentang penanganan Covid-19 di Kota Tegal dan sebaliknya. Sehingga dapat diterapkan di tempat lain karena kebetulan para peserta didik berasal dari seluruh Indonesia," pungkas kapolres. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terkait

Berita Terbaru