Soal Kerusakan Hutan di Gunung Slamet, Lima Pimpinan Daerah Harus Berembuk

SLAWI - Bencana alam banjir di wilayah Sirampog Kabupaten Brebes dan Sigedong Kabupaten Tegal mendapat sorotan dari para relawan. Mereka menghendaki ada solusi agar kejadian itu tidak terulang di tahun-tahun mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono, Senin (5/4) berjanji akan menjalin komunikasi dengan lima pimpinan daerah di wilayah sekitar Gunung Slamet. Karena persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu kabupaten saja, tetapi harus dibahas bersama.

Untuk mengawalinya, Pemkab Tegal akan berinisiatif mengundang lima sekda di seputar wilayah Gunung Slamet tersebut.

"Apa yang disampaikan relawan Tagana, insya Allah akan saya tindaklanjuti. Pemkab Tegal akan mengundang sekda Purbalingga, Banyumas, Pemalang dan Brebes," katanya.

Setelah lima sekda ini sepakat, akan disampaikan ke bupati masing-masing pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti dengan pertemuan lima bupati. Hasilnya akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Karena memang untuk saat ini, banyak hutan yang sudah gundul akibat ulah manusia itu sendiri. Sehingga harus dipikirkan bersama untuk dibuat satu kegiatan serentak dengan melibatkan masyarakat.

"Karena ini urusan soal perut, kami harus berhati-hati. Dan peran relawan juga dibutuhkan untuk memberikan edukasi pada masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo ST MM berjanji akan meneruskan aspirasi dari relawan pada pimpinan.

"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memfasilitasi dan mendukung pertemuan lima kepala daerah untuk membahas soal kerusakan hutan di Gunung Slamet," tambahnya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Oknum TNI-Polri Ribut Lagi, Seorang Anggota Brimob Tewas, Satu Personel Kopassus Terluka.
  • Jawab Tantangan Debat Jozeph Paul Zhang, Gus Yaqut: Tanggung Jawab Omongannya Saja Gak Berani, kok Nantang Debat?.

Berita Terkait

Berita Terbaru