Soal Penusuk Syekh Ali Jaber, Fahri Hamzah: untuk Mengetahui Orang Itu Gila, Jangan Tanya Keluarga

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah kembali memberi tanggapan soal kasus penusukan Syekh Ali Jaber yang dilakukan Alfin Andrian di Bandarlampung, pada Minggu (13/9) kemarin.

Dia mengingatkan Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk berhati-hati dengan kasus ini.

Terlebih, tersiar kabar bahwa pemuda 24 tahun itu mengalami gangguan jiwa.

Pernyataan itu didasarkan pada keterangan yang diberikan orangtua Alfin kepada polisi.

Fahri Hamzah menegaskan, keterangan keluarga ataupun tetangga sama sekali tak bisa dijadikan acuan atau dasar untuk menentukan bahwa seseorang mengalami gangguan jiwa atau gila.

Demikian disampaikan Fahri Hamzah memalui akun Twitter pribadinya, @Fahrihamzah, Selasa (15/9).

“Untuk mengetahui orang itu gila, jangan tanya keluarga dan tetangganya. Sebab bisa direkayasa,” ingatnya dikutip dari Pojoksatu.

Mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyarankan agar kepastian itu dilakukan orang yang benar-benar kompeten di bidangnya.

“Tapi tanya asosiasi psikolog dan dokter jiwa yang disumpah untuk tugas itu,” saran dia. (pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.
  • Bantah Sukmawati bahwa Ideologi PKI Bukan Pancasila, Fadli Zon: PKI Bukan Unsur yang Terlibat dalam Proklamasi Indonesia.

Berita Terkait

Berita Terbaru