Suami Biadab! Tega Bunuh Anak Tiri dan Buang Mayatnya ke Kali Cakung Gara-gara Istri Jarang Pulang

JAKARTA - Kasus penemuan mayat balita berinisial MA alias A di Kali Cakung Pulogadung, Jakarta Timur beberapa pekan lalu akhirnya berhasil terungkap.

Ironisnya, balita malang itu tewas meregang nyawa di tangan ayah tirinya, Cece Suhendi.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian mengungkapkan, pengakuan pelaku, motifnya melakukan pembunuhan anak tirinya lantaran kesal dengan sang istri yang jarang pulang ke rumah.

Kekesalannya itu kemudian dilampiaskan kepada anak tirinya dengan memukul menggunakan tongkat aluminium di bagian dada, punggung, kaki dan di bagian muka. Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Tersangka membawanya menggunakan sepeda motor dan dibuang ke Kali Cakung,” kata Kombes Arie kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/7) dikutip dari Pojoksatu.

Selain itu, kata Arie, kekesalan pelaku juga dipicu oleh motif ekonomi. Kepada polisi, pelaku juga mengakui aksi penganiayaan itu dilakukan kepada sang balita sudah berulang kali lantaran ia mengira sang istri selingkuh dengan pria lain.

“Ini sudah dilakukan berulang kali, sehingga tersangka melampiaskan kekesalannya kepada anak tirinya, dia juga mengira istrinya selingkuh,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 80 ayat 3 UU RI nomor 25 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (fir/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Kebijakan Meneteri Jokowi Ditolak PDI Perjuangan, Sekjen PDIP: Mendikbud Tidak Paham Bangsa Ini Lahir.
  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.

Berita Terkait

Berita Terbaru