Tagar #SayaBersamaJokowi Trending Topic dengan #MahasiswaBergerak dan #Demo, Tudingan Bot Mencuat

JAKARTA - Senin (11/4), dunia maya diriuhkan dengan tagar #SayaBersamaJokowi unggul yang menjadi trending topic dengan 130 ribu kali cuitan. Sedangkan #MahasiswaBergerak dan #Demo menempel ketat dengan masing-masih 95,5 ribu tweet dan 134 ribu cuitan.

Pantauan di media sosial Twitter, tagar Mahasiswa Bergerak dan Saya Bersama Jokowi saling beradu mencapai puncak trend dalam topik Indonesia sejak Senin pagi.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa, Senin (11/4) hari ini.

Agendanya bukan melengserkan Presiden Joko Widodo. Ribuan mahasiswa mendesak dan menuntut pemerintah serta wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amendemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode

Sehari sebelumnya, pakar telematika Roy Suryo ikut menanggapi ramainya tagar #SayaBersamaJokowi yang tengah trending saat ini menjelang aksi demonstrasi mahasiswa, Senin (11/4).

Tagar #SayaBersamaJokowi yang menjadi trending nomor satu di media sosial Twitter tengah menjadi sorotan dan dituding menggunakan bot dan buzzer agar naik.

Roy juga melanjutkan, selain mengunakan bot dan juga buzzer, tagar tersebut juga disebut big data, yang kemudian diralat menjadi big dusta.

Di akun Twitter-nya, @KRMTRoySuryo2 ia menyebut jika trendingnya tagar #SayaBersamaJokowi menggunakan bot hingga buzzer.

"Ha ha ha, Pakai Bot, BuzzerRp," tulis Roy Suryo, Minggu (10/4).

Kata Roy Suryo, pola-pola bot, buzer hingga big dusta merupakan pola-pola yang selama ini dipakai.

"Itu memang Pola selama ini yg dipakai," tulis Roy lewat akun @KRMTRoySuryo2.

Selanjutnya, mantan Menpora ini melanjutkan tweetnya, jika pola belum ditambah "Menetaskan" ratusan atau ribuan akun abal-abal biar dikira banyak orang.

"Belum ditambah "Menetaskan" Ratusan / Ribuan akun Abal2 (biar dikira banyak)," tulisnya.

Bahkan, ia juga menyebut jika mengkloning akun existed termasuk meretas nomor-nomor pribadi.

Di akhir tweet-nya, Roy juga menyangkutkan dengan pemilihan secara elektronik atau e-Voting.

"Makanya coba2 mau e-Voting. AMBYAR," tutup Roy.

Berikut tweet lengkap Roy Suryo lewat akun @KRMTRoySuryo2.

"Ha ha ha, Pakai Bot, BuzzerRp, hingga Big Data, eh, Big Dusta, itu memang Pola selama ini yg dipakai. Belum ditambah "Menetaskan" Ratusan / Ribuan akun Abal2 (biar dikira banyak), Mengkloning akun existed (termasuk meretas Nomor2 pribadi), juga.

Makanya coba2 mau e-Voting

AMBYAR," tulisnya.

Sebelumnya, Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia Ismail Fahmi lewat akun twitternya menanggapi tagar #SayaBersamaJokowi.

ISmail Fahmi menyebut, "Bener mau dibuatin analisis tagar#SayaBersamaJokowi," tulisnya lewat akun @ismailfahmi.

Ia melanjutkan, bagaimana jika nantinya analisis bakal mengungkap fakta jika tagar tersebut menggunakan bot.

"Nanti jadi ketahuan pakai bot seperti ndak apa-apa?" kata Ismail.

Di akhir, Ismail mengatakan, jika nanti sore dia akan menganalisis data sambil ngabuburit.

"Baiklah, ntar sore ya, sambil ngabuburit. Sampeyan yang minta lho ya," tandasnya dikutip dari Fin.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terbaru