Tak Kunjung Dibuka, Obyek Wisata Guci Masih Tunggu Restu Pemerintah Provinsi

SLAWI - Hingga kini, rencana pembukaan Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci belum terealisasi. Obyek wisata andalan orang Tegal itu masih ditutup sejak adanya Covid-19 sekitar bulan Maret 2020.

Bupati Tegal Umi Azizah, Selasa (30/6) mengatakan, untuk membuka kembali, Pemkab Tegal masih ragu karena harus menunggu instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Tegal masih bingung mau membukanya, karena tempat wisata yang ada kolam renangnya tidak boleh dibuka sesuai instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Jika Obyek Wisata Guci akan tetap dibuka, maka harus menerapkan protokol kesehatan. Penerapan itu mengacu pada Perbup Nomor 35 Tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19," katanya.

Peraturan bupati ini, tambah Umi Azizah, harus disosialisasikan secara intensif dan digencarkan.
Terkait dengan teknis sosialisasi terhadap aktivitas kelompok masyarakat yang bersifat masif, dirinya mengaku akan menggelar simulasi protokol kesehatan seperti ketentuan dalam kegiatan hajatan pernikahan dan kelompok seniman. Tak terkecuali kegiatan keagamaan atau majelis taklim.

"Semua akan kita simulasikan. Harapan kami, masyarakat tetap produktif tapi tetap waspada, jangan sampai lengah. Dalam waktu dekat akan disimulasikan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pariwisata Guci Ahmad Abdul Khasib membenarkan jika Obyek Wisata Guci belum bisa dibuka di awal Juli 2020. Pembukaan harus menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19. Makanya, pengelola obyek wisata
masih menunggu rekomendasi tersebut.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa turun. Sehingga Obyek Wisata Guci dapat dibuka kembali dengan penerapan protokol kesehatan," ucapnya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • UUD 1945 Bukan Diamandemen, Profesor UGM: Sistem Hukum Indonesia Sudah Murtad dari Pancasila.
  • Guntur Romli Gedek dengan Edy Mulyadi, Netizen: Menghina Kalimantan Sama dengan Hina Indonesia.

Berita Terkait

Berita Terbaru