Tak Lagi Pilih Prabowo, Ijtima Ulama dan PII Mufakat Dukung Sandiaga Uno sebagai Capres 2024

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dideklarasikan Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia (PII) sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Salah satu deklarator, Dede Ruba'i mengatakan, kapasitas dan karakter kepemimpinan Sandiaga Uno akan mampu membawa masa depan Indonesia menjadi lebih baik.

Menurut Dede, dukungan kepada Sandiaga Uno juga karena Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini, dinilai punya program yang menyasar kaum milenial.

"Dan yang penting akidah akhlak sopan santun yang luar biasa membuat siapapun terpesona," ujar Dede dalam acara deklarasi di Cipinang Campedak, Jakarta Timur, Selasa (9/11).

Ditambahkan Inisiator Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Arief Fahrudin, mantan Wakil Gubernur DKI ini juga memiliki pehamaman yang memadai dalam hal keagamaan, yakni pemimpin moderat yang pro dan peduli antar umat beragama.

Kemudian, Sandiaga dinilai tidak pernah melontarkan ujaran kebencian terhadap agama lain. Bagi dia, kesantunan dan zero dosa politik membuat Sandiaga mampu menjaga kepercayaan terhadap publik.

"Trust in goverment saat dipegang oleh Sandiaga meningkat ini membuktikan bahwa Sandiaga selalu transparansi dan tidak pernah melakukan salah dalam menerapkan kebijakan," terangnya sebagaimana diukutip dari rmol.id.

Ketiga, kata dia, Ijtima Ulama dan Pemuda Indonesia melihat sosok Sandi yang cerdas dan bekerja keras dalam situasi pandemi Covid-19. Keempat, adalah santun dan sederhana.

Kelima, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu merupakan anak milenial serta optimistis dan mampu membawa garda bangsa ke arah kemajuan.

Keenam, Sandiaga memiliki pengalaman politik sudah cukup mumpuni.

"Yang terakhir, Sandi merupakan sosok yang siap. Sandiaga siap maju untuk menjadi calon presiden RI dengan segala kemampuan yang dimilikinya," pungkas Arif. (rmol/zul)

Baca Juga:

  • Arteria Dahlan Pernah Protes karena Tidak Dipanggil Yang Terhormat, Netizen: Saking Angkuhnya.
  • Arteria Dahlan Ternyata Lulusan Tanah Sunda, Prof Romli Atmasasmita: Rasa Malumu di Mana?.

Berita Terkait

Berita Terbaru