Tangkap Penagih Utang yang Berkeliaran di Jalan, Polisi Minta Masyarakat Melapor

JAKARTA - Seorang terduga anggota penagih utang ditangkap personel Polsek Kelapa Gading di kawasan Jakarta Utara (Jakut), Kamis (28/7). Polisi meringkusnya saat menggelar razia keberadaan penagih utang.

Sebelumnya gerombolan penagih utang menghentikan paksa warga, kemudian menganiaya seorang pengendara sepeda motor di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (27/7) kemarin. Tindakan itu viral setelah beredar luas di media sosial.

Beredarnya tayangan itu lalu disikapi Polsek Kelapa Gading dengan razia dan menangkap salah satu terduga penagih utang. "Yang bersangkutan sedang memantau nomor (kendaraan) yang mungkin menurut data mereka melakukan penunggakan angsuran," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala, Kamis (28/7).

Terduga penagih utang itu, ungkap Kaplsek, ditangkap saat berada di Halte Bus Jalan Yos Sudarso di seberang ITC Cempaka Mas. Pria yang bersangkutan tampak mencurigakan, karena seolah melihat-lihat pelat nomor sepeda motor yang melintas di jalan tersebut.

Lalu petugas memeriksa dan mendapatkan dokumen berisi data-data para warga yang menunggak pembayaran kendaraan pada telepon seluler milik pemuda tersebut.

Setelah memeriksa orang tersebut, Vokky langsung memerintahkan personel Polsek Kelapa Gading menggiring yang bersangkutan ke Markas Polsek Kelapa Gading.

Vokky menuturkan Polsek Kelapa Gading merazia secara berombongan setelah adanya laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan penagih utang.

Rombongan Polsek Kelapa Gading berpatroli menyisir titik seperti Jalan Boulevard Barat Raya, Jalan Yos Sudarso, hingga Jalan Perintis Kemerdekaan.

"Kegiatan sweeping atau menyapu bersih ini perihal adanya laporan dari masyarakat terkait ketidaknyamanan dengan adanya mata elang di wilayah Kelapa Gading," kata Vokky selepas razia di Markas Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara sebagaimana yang dikutip dari fin.co.id.

Vokky menegaskan tindakan penarikan kendaraan secara paksa yang kerap kali dilakukan mata elang sangat dilarang hukum. Ia memastikan bahwa sudah ada prosedur penagihan utang dan penarikan kendaraan yang sesuai.

Karenanya, masyarakat diimbau untuk langsung melapor polisi jika mengalami perbuatan kurang menyenangkan dari para penagih utang di jalanan. (zul/rtc)

Baca Juga:

  • Ditahan di Tempat Khusus Mako Brimob Kelapa Dua, Ferdy Sambo Bisa Benar-benar Dipecat dan Dipidana.
  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.

Berita Terkait

Berita Terbaru