Tanpa Perang, Panglima TNI Ingin Gunakan Diplomasi Militer untuk Selesaikan Persoalan Papua

JAKARTA - Beberapa hal dibahas Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat menyambangi Mabes Polri, Selasa (23/11). Salah satunya adalah penanganan keamanan di Papua.

Pekan depan, mantan KSAD itu akan bertolak ke Papua. Di Bumi Cendrawasih tersebut, Andika akan mengumumkan strategi penanganan Papua.

"Iya pasti dibahas pengamanan Papua. Nanti mudah-mudahan minggu depan saya akan ke Papua. Akan kami umumkan di sana. Pembahasan Papua jadi fokus utama," ujar Andika.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas upaya penumpasan kelompok bersenjata tanpa menggunakan pendekatan perang. Hal ini seperti yang Andika sampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR.

Dalam pemaparan di depan Komisi I DPR itu, Andika ingin menggunakan diplomasi militer dan pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan di Papua.

Pembahasan dengan Kapolri adalah tentang cara penanganan masalah-masalah di Papua. Menurutnya, hal itu diperlukan agar tidak terjadi tumpang-tindih tugas antara TNI dan polisi di Papua.

"Ini kami bahas cukup detil. Nanti saya akan ke Papua, sekaligus karena Papua termasuk daerah yang cakupan vaksinasinya di bawah 50 persen," pungkasnya.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo mengatakan, diperlukan perubahan paradigma terhadap pola-pola penanganan terhadap beberapa gangguan kriminalitas seperti di Papua, Poso, dan lain.

"Tentunya, kedua instansi itu perlu terus memperkuat sinergi dan soliditas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," papar mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini. (rh/zul)

Baca Juga:

  • Tembakan Bharada E Hanya Lukai Brigadir J, Dahlan Iskan Dapat Bocorannya dari Mahfud MD.
  • Pistol Glock 17 untuk Tembak Mati Brigadir J Bukan Milik Bharada E, Tapi Milik Ajudan Istri Ferdy Sambo.

Berita Terkait

Berita Terbaru