Tantang Roy Suryo Usai Dipolisikan Gegara Meme Stupa Jokowi, Ferdinand: Jangan Jadi Pengecut

JAKARTA - Mabes Polri didorong segera menindaklanjuti laporan terhadap pakar telematika yang juga mantan politisi Partai Demokrat, Roy Suryo. Hal itu diungkapkan Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

“Sudah saatnya Polri menindaklanjuti peristiwa hukum ini dengan semangat penegakan hukum yang berkeadilan,” kata Ferdinand di akun Twitter pribadinya, Selasa (21/6).

Roy Suryo, ungkap Ferdinand, harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang diduga telah menistakan agama Buddha. Sebagai lelaki, kata Ferdinand, Roy harus bersikap jantan.

“Terlapor harus bertanggung jawab, jantan sebagai lelaki, siap secara fisik dan psikologis menghadapi segala resiko hidup. Jantanlah jangan jadi pengecut!,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu resmi melaporkan Pakar Telematika, Roy Suryo ke Bareskrim Polri. Roy dianggap telah melecehkan Agama Buddha lewat cuitannya soal stupa Candi Borobudur.

Diketahui, dalam cuitannya beberapa waktu lalu, Roy mengunggah meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi). Masalah ini kemudian menjadi viral di media sosial, khususnya Twitter.

Adapun Kevin Wu melaporkan Roy atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA dan penistaan agama Buddha. Laporan terkait cuitan Roy Suryo itu telah diterima pihak kepolisian dengan nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT/Bareskrim Polri, Senin (20/6). (wartaekonomi/fajar/zul)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru