Tenangkan Fans, Bek Juve Giorgio Chiellini Umumkan Ronaldo Baik-baik Saja

TURIN - Kabar bintang Juventus Cristiano Ronaldo positif Covid 19 membuat gelaran UEFA Nation League antara Italia dan Belanda sedikit terhambat. Namun, pengumuman pada Selasa (13/10) lalu, tak menggoyahkan isi ruang ganti tim Azzurri.

Diketahui, kabar tersebut diungkapkan oleh Federasi Sepakbola Portugal (FPF), Selasa (13/10) kemarin, melalui rilis resminya. FPF mengatakan penyerang andalan mereka itu akan menjalani karantina selama 14 hari ke depan.

Angin segar pun datang. Bek Juventus Giorgio Chiellini menegaskan Cristiano Ronaldo dalam kondisi baik-baik saja, setelah didiagnosis COVID-19. Pernyataan tersebut untuk mengubur kekhawatiran sejumlah fans si Nyonya Tua mengarungi musim ini.

"Juventus, Italia dan semua orang harus terus melihat ke depan. Jangan sampai kabar ini membuat kemenangan yang sudah di depan mata sirna," ujarnya dalam konferensi persnya dilansir dari Football Italia, kemarin.

"Saya baru saja berbincang dengan Cristiano, ia baik-baik saja dan sedang berjemur, ia akan kembali ketika siap," beber kapten Juventus berusia 36 tahun itu dikutip Football Italia.

Pengumuman Covid 19 kepada Ronaldo hanya selang 20 jam sebelum laga UEFA Nations League antara Italia dan Belanda di Stadion Gewiss, Bergamo, Italia, dini hari tadi.

Laga ini cukup riskan dengan ancaman meningkatnya kasus Covid 19 di Liga Italia. Selain Ronaldo, pemain sayap Italia Stephan El Shaarawy juga dinyatakan positif corona.

“Peningkatan selama beberapa minggu terakhir tidak mengherankan, yang bisa kami lakukan adalah terus mendorong dan mengambil setiap tindakan pencegahan yang diperlukan, tetapi kami tidak bisa berhenti begitu saja,” kata Chiellini dalam konferensi persnya.

“Alasan pertama saya adalah ekonomi, karena sepak bola adalah industri yang penting dan luas. Kami siap untuk memainkan peran kami, mengambil beberapa risiko," tambahnya.

Ronaldo dipastikan akan absen dalan dua laga besar Juventus. Oasa lanjutan Serie A pada akhir pekan ini serta laga pembuka fase grup Liga Champions kontra Dynamo Kiev.

Selain itu, ia juga terancam gagal bertemu sang rivalnya, Lionel Messi saat Juventus menjamu Barcelona pada 29 Oktober mendatang.

Semuanya karena protokol ketat UEFA terkait virus corona, yang membuatnya hanya punya sedikit waktu untuk bisa pulih.

Inisiatif agar venue Serie A dihelat di satu tempat sudah digagas beberapa pekan lalu. Hal ini juga diwacanakan oleh Liga Basket NBA.

NBA pernah menyebut area terbatas di Walt Disney World Resort sebagai gelembung (bubble). Tempat yang disiapkan untuk menampung 22 tim peserta yang akan melanjutkan kompetisi musim 2019-2020. Maksudnya, area tersebut benar-benar dijaga ketat dan dipastikan tidak terjadi penularan virus korona yang selama ini menghantui

Dorongan Serie A juga datang dari Pelatih Sassuolo Roberto De Zerbi. Ia menyarankan agar "gelembung" gaya NBA untuk pemain dan staf.

“Sulit karena strukturnya belum siap. Sudah ada semi-gelembung ketika swab kembali positif. Kami harus terbiasa dengan ini dan hidup dengan virus, sambil mencoba meminimalkan risiko sebanyak mungkin," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Baca Juga:

  • Punya 740 Guru Besar, NU Tidak Dilibatkan Bahas Omnibus Law, Said Aqil Geram!.
  • Tabrakan Beruntun di Tol Pemalang-Batang, Dua Mobil Ludes Terbakar.

Berita Terkait

Berita Terbaru