Terkait Dua Bencana di Larangan, Wakil Ketua DPRD Brebes Bilang Begini

BREBES - Dalam beberapa bulan terakhir, sedikitnya dua bencana alam terjadi di Kecamatan Larangan. Dua bencana tersebut yakni, jembatan putus di Sungai Rambatan Desa Kamal dan bencana longsor hingga menyebabkan ruas jalan di Desa Pamulihan amblas tak bisa dilalui kendaraan.

Menanggapi dua musibah di atas, Wakil Ketua DPRD Brebes Zubad Fahilatah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk segera melakukan penanganan. Pasalnya, kedua bencana alam tersebut sangat menghambat aktivitas warga setempat.

"Saya berharap bencana longsor segera ditangani tanpa menunggu anggaran perubahan apalagi anggaran murni di tahun 2023 mendatang," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/3).

Sebagai wakil rakyat, dirinya telah menghubungi Kepala BPBD Brebes Nusy Manshur untuk dilakukan penanganan secepatnya. Hal ini agar aktivitas masyarakat di Kecamatan Larangan tidak terganggu.

"Kepala BPBD saat dihubungi, menyampaikan ke saya jika pihaknya tengah berkordinasi dengan pihak DPU soal penanganan darurat seperti pemasangan trucuk bambu. Tapi kendalanya longsor di Desa Pamulihan masih berlangsung dan tengah dipelajari sumber atau mahkota longsornya" jelasnya.

Meski demikian, politisi senior PKB Brebes itu, mengapresiasi BPBD Brebes yang langsung tanggap dan berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi Jateng untuk memindahkan jembatan darurat di Desa Plompong ke Desa Kamal.

"Saat ini rangka jembatan bailey sedang dipindah ke Desa Kamal. Sehingga nantinya masyarakat bisa melintasi jembatan di atas Sungai Rambatan," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru