Tertangkap saat Pemanasan', Cewek BO Ngaku Semalam Bisa Kumpulkan Rp5 Juta dan Pernah Dibooking Anak SMA

KALSEL - Dunia prostitusi nampaknya makin marak di era digital saat ini.

Mirisnya, banyak perempuan yang masih cukup belia menawarkan jasa seks singkat melalui aplikasi Michat.

Mereka tak berkutik saat diamankan Satpol PP Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan.

Salah satunya B yang diamankan saat sedang melayani seorang tamu hidung belang berinisial J di sebuah kamar hotel.

Terbongkarnya petualangan B ini setelah anggota Satpol PP setempat menyamar hendak memesan jasa layanan B.

Dalam komunikasi tersebut, B mengarahkan petugas ke sebuah hotel.

“Nanti, kalau sudah sampai hotel fotokan. Baru adik kasih nomor kamar hotelnya,” demikian pesan percakapan antara B dengan anggota Satpol PP yang menyamar itu.

Sebagai sandi, mereka kerap menggunakan istilah open BO.

Sejumlah foto-foto perempuan yang open BO diterima dan siap memberikan kenikmatan ranjang. Kebanyakan, mereka masih berusia cukup belia.

Dikutip dari Pojoksatu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Tanbu, Untung Riaman mengatakan, beberapa anggota kemudian turun ke lapangan.

Mereka kemudian melakukan pengintaian beberapa hotel yang diduga tempat mangkal mereka.

Setelah cukup data, Satpol PP kemudian menggelar razia, Rabu (8/9) malam.

Anggota Sapol PP itu dibagi ke dalam beberapa tim menyasar sejumlah hotel yang telah dicurigai.

Saat didatangi, resepsionis hotel pun gelagapan saat diminta identitas tamu hotel yang tengah menginap.

Di salah satu kamar yang digedor, petugas mendapati B dan J yang tengah melakukan ‘pemanasan’.

Keduanya pun tak berkutik lantaran tidak bisa menunjukkan kartu identitas sebagai pasangan yang sah.

B dan J pun kemudian digiring petugas bersama lima perempuan open BO lainnya. Tidak ketinggalan beberapa pria yang sedang menggunakan jasa mereka.

Yang cukup mengejutkan, B yang berkulit putih mulus itu ternyata masih berusia belasan tahun.

Dalam semalam, ia bisa melayani beberapa pria hidung belang.

“Bisa dapat Rp5 juta satu malam,” ungkap B.

Tarif yang dipasang mereka macam-macam. Mulai dari Rp500 ribu sekali main sampai durasi panjang hingga Rp1,5 juta dua kali main.

Tak kalah mengejutkan, kebanyakan pelanggan B adalah mereka yang masih berstatus pelajar.

“Masih muda-muda. Ada anak SMA juga,” ucap B. (Pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Setelah Mati Tertembak, Empat Tubuh Pencuri Digantung di Alun-alun oleh Taliban.
  • TNI Dituding Disusupi Komunis oleh Gatot Nurmantyo, Panglima TNI: Saya Tidak Mau Berpolemik.

Berita Terkait

Berita Terbaru