Tertinggal Tujuh Angka dari Real Madrid, Barcelona Berharap Keajaiban

VILLAREAL - Barcelona belum menyerah dalam perburuan gelar La Liga 2019/2020. Memang, sangat sulit mengejar Real Madrid, namun Raksasa Catalan berharap akan ada keajaiban yang terjadi.

MADRID yang mengalahkan Athletic Bilbao pada jornada ke-34 saat ini unggul empat angka atas Barcelona. Karena hanya tersisa empat pertandingan lagi, Madrid yang saat ini mengoleksi poin 77 hanya membutuhkan delapan angka lagi untuk mengunci gelar.

Dengan poin 85, Madrid tidak mungkin lagi tergusur dari takhta La Liga. Barcelona sebenarnya bisa menorehkan poin sama jika mampu menyapu bersih seluruh laga terakhir mereka. Akan tetapi, Barca tidak bisa mengudeta Madrid karena kalah head to head.

Seperti diketahui, Lionel Messi dan kawan-kawan hanya bermain imbang 0-0 pada pertemuan pertama kedua klub di Camp Nou, Desember tahun lalu. Setelah itu, Maret lalu, mereka kalah 0-2 pada El Clasico jilid dua La Liga di Santiago Bernabeu.

Kalau melihat jadwal sisa, Madrid harusnya tidak akan kesulitan memburu delapan angka itu. Dari empat laga mereka, Los Blancos hanya akan berhadapan dengan Deportivo Alaves, Granada, Villareal, serta Leganes.

Praktis dari empat pertandingan itu, hanya Villareal yang bisa menjadi pertandingan berat bagi anak asuh Zinedine Zidane. Namun, Madrid tetap akan dijagokan lantaran laga itu berstatus partai kandang mereka.

Tetapi, Barcelona yang diprediksi bisa mengalahkan Espanyol, Real Valladolid, Osasuna, dan Alaves tak ingin menyerah. Mereka bertekad terus berjuang sambil berharap sang musuh bebuyutan akan tergelincir dalam tiga pertandingan.

Tekad itu bahkan disuarakan langsung Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu. Pasca kemenangan 4-1 atas Villareal di di Estadio de la Cerámica, Bartomeu mengatakan mereka akan terus berjuang mempertahankan gelar. “Kami akan terus berjuang untuk liga sampai akhir," katanya di situs resmi klub.

Pelatih Barcelona, Quique Setien menyuarakan tekad senada. Menurutnya, mereka hanya perlu menyelesaikan pekerjaan lalu melihat apa yang akan terjadi di akhir musim. "Kami harus terus menambahkan poin dan kami akan melihat apa yang terjadi," tegasnya di India.com.

Bek Barcelona, Gerard Pique juga memastikan pemain akan bertarung habis-habisan untuk mengejar Madrid. "Kami tidak suka berada di belakang dan kami akan berjuang untuk membalikkan situasi. Berada di klub ini berarti bertarung sampai akhir," ujar Pique dikutip dari MARCA.

Di kubu Madrid, Zinedine Zidane menegaskan, anak asuhnya belum bisa bersantai. “Kami harus memberi selamat kepada para pemain atas apa yang mereka lakukan karena mereka telah memenangkan tujuh dari tujuh laga (pasca restart), tetapi kami belum memenangkan apa pun,” tegas sang pelatih di situs klub.

Legenda Prancis itu percaya bahwa pertarungan gelar ini akan berlangsung hingga jornada terakhir dimana mereka akan mengunjungi markas Leganes yang tengah berjuang lolos dari degradasi. “Kami tidak bisa mendengarkan dunia luar. Kami fokus pada pertandingan yang kami miliki,” katanya.

Kapten Madrid, Sergio Ramos sementara itu sudah sangat percaya diri. Menurutnya, Bilbao adalah lawan terberat mereka di sisa musim. "Ini kemenangan besar. Kami tahu ini akan menjadi salah satu game terbesar yang tersisa,” ujar Ramos. (amr/zul)

Baca Juga:

  • Terus Merebak, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Brebes Capai 64 Kasus.
  • Valid! 26 Kasus Positif Covid-19 Baru Ditemukan di Kota Tegal, Ganjar Minta Pemkot Intensifkan PCR Test Massal.

Berita Terkait

Berita Terbaru