Tes Swab di Puskesmas Seluruh Kabupaten Purbalingga Gratis sampai Desember

PURBALINGGA - Pemkab Purbalingga melalui semua Puskesmas menyediakan uji PCR Swab gratis bagi warga masyarakat. Yaitu bagi 8-10 orang warga di puskesmas terdekat. Diutamakan yang habis bepergian dan merasa ada gejala atau pernah kontak langsung dengan orang yang terinfeksi Covid-19.

“Syaratnya menunjukkan identitas berupa KTP. Misalnya jika merasa sudah tidak enak badan dan pulang dari wilayah yang zona berbahaya Covid-19, maka dipersilakan dengan penuh kesadaran untuk ke puskesmas terdekat. Gratis alias tidak dipungut biaya,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, drg Hanung Wikantono MPPM, Kamis (8/10).

Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purbalingga yang setiap hari cenderung ada kasus positif. Meski tetap ada pasien yang sembuh dan perkembangannya baik.

Selain sasaran itu, sasaran lainnya adalah masyarakat umum terutama di desa-desa yang masih memiliki kasus positif. Selain itu desa yang pernah ada kasus positifnya. Kemudian masyarakat yang memiiliki penyakit penyerta (Komirbid), tenaga kesehatan ataupun SKPD yang belum sempat di SWAB. Ditambah hasil pelaksanaan kontak tracing.

“Petugas medis di Puskesmas akan melayani dengan baik dan akan mendata detil serta memantau hasilnya. Jika positif, otomatis akan masuk perawatan rumah sakit yang ditunjuk,” tambahnya.

Terkait kesiapan dan anggaran, setiap puskesmas kondisinya berbeda. Karena Puskesmas saat ini sudah BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Target jumlah PCR tersebut guna memenuhi target dari World Health Organization (WHO).

Karena selayaknya per 1.000 penduduk dilakukan 1 orang tes PCR setiap minggunya. Dari target tersebut, Kabupaten Purbalingga baru menjangkau 18 persen atau 917 orang per bulan September lalu.

“Harusnya Kabupaten Purbalingga bisa melakukan Test PCR terhadap 943 orang per minggu. Dengan target 8 orang untuk 22 puskesmas selama 7 hari, diharapkan target WHO tersebut dapat terpenuhi,” rincinya.

Hanung kembali mengingatkan, saat ini status Pandemi Covid-19 di Kabupaten Purbalingga berada pada zona oranye. Per hari Kamis (8/10) terdapat 43 pasien positif yang dirawat. Total kasus positif sebanyak 191 dari bulan Maret, 146 diantaranya sudah sembuh. Jadi tingkat kesembuhan masih di bawah 80 persen (76,75 persen).

“Perlu diketahui, sekarang tiap hari muncul kasus baru, walaupun ada yang sembuh sehingga memang keberadaan Covin-19 tidak bisa diremehkan, sudah menyangkut berbagai klaster, seperti klaster perkantoran, tenaga kesehatan dan sebagainya,” katanya. (amr/zul)

Baca Juga:

  • Polisi Sederhana dan Jujur, Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional.
  • Tes SKD Cuma Tujuh Detik, Ternyata CASN Ketahuan Curang Kerjakan soal Pakai Software.

Berita Terkait

Berita Terbaru