Tiap Hari Selasa Obyek Wisata Guci Ditutup, Ini Alasannya

BUMIJAWA - Setiap hari Selasa, Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal ditutup sementara. Hal itu dilakukan untuk evaluasi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kabupaten Tegal.

Kepala Dinas Porapar Kabupaten Tegal Saidno, Kamis (14/10) mengatakan, uji coba pembukaan wisata dengan pembatasan dan penerapan prokes secara ketat masih berlangsung di Kabupaten Tegal.

Porapar membatasi jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas daya tampung. Jadi setiap hari Selasa diadakan evaluasi dan juga bersih-bersih area wisata sehingga wisata tutup selama satu hari.

Hasil dari evaluasi itu, masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Guci tidak ada yang terkonfirmasi virus corona (Covid-19).

"Sehingga, tempat wisata tersebut tetap dibuka dengan penjagaan yang ketat dan mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun," katanya.

Petugas selalu mengantisipasi membludaknya jumlah pengunjung, terutama di akhir pekan. Antisipasi
yang dilakukan, yakni mengatur area parkir kendaraan supaya tetap kondusif.

Dicontohkan, kendaraan bus dilarang parkir atau masuk di area depan kantor UPTD Guci. Namun, diarahkan parkir di lapangan parkir barat Guci.

"Kalau bus sampai naik ke area parkir UPTD, maka bisa terjadi macet atau penumpukan kendaraan," tambahnya.

Uji coba pembukaan wisata Guci ini, lanjut Saidno, berlangsung sejak 31 Agustus 2021 lalu. Namun, tidak semua wahana beroperasi. Seperti Pancuran 13, Pancuran 7, dan Pancuran 5. Ketiga wahana itu hingga sekarang masih tutup.

Untuk jam operasional kawasan Guci dimulai pada pukul 07.30 sampai 16.00 WIB, kecuali penginapan, villa, hotel, dan sejenisnya, buka setiap waktu. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Soal Cuitan Polisi Diganti Satpam Bank, Kapolri: Jangan Antikritik, Introspeksi untuk Menjadi Lebih Baik.
  • Stop Penggunaan Sinovac, Thailand Beralih Gunakan Vaksin yang Efektif Lawan Varian Baru Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru