Tidak Mau Bayar usai Begituan dengan PSK, Nyawa Sugito Melayang Ditusuk Pecahan Botol

JAKARTA - Karena tidak mau membayar jasa Pekerja Seks Komersial (PSK), aksi pembunuhan menimpa, Sugito, 45, di Matraman, Jakarta Timur.

Dia tewas usai dianiaya dan ditusuk dua pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, keributan berawal saat korban bersama rekannya datang ke sebuah tempat di daerah Matraman. Korban kemudian memakai jasa seorang PSK.

Kemudian setelah melakukan hubungan badan, korban disebut tidak mau membayar.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, dalam kasus ini polisi menangkap dua orang pelaku yakni JS dan FS. Mereka diduga pelaku pengeroyokan dan penusukan kepada korban.

“Polsek Matraman bergabung dengan Jatanras dari Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan tersangka yang melakukan pengeroyokan. Adapun inisial pelaku JS dan FS,” kata Erwin kepada wartawan, Selasa (19/10) dikutip dari Jawapos.

Akibat tidak mau bayar, terjadi adu mulut antara PSK dan korban. Rekan-rekan PSK tersebut pun berdatangan. Hingga tidak bisa terelakan perkelahian.

Korban diduga tewas setelah ditusuk pecahan botol. Dalam perkara ini polisi juga mengamankan barang bukti sepasang sepatu warna abu-abu dengan bercak darah tersangka JS. (jpg/fajar/ima)

Baca Juga:

  • Novia Widyasari yang Diduga Bunuh Diri Sudah 2 Kali Dihamili Polisi Pacarnya dan 2 Kali Diaborsi.
  • Prihatin Wali Kota Portal Alun-alun, Warga: Kita Ingin Tak Ada Egoisme dan Arogansi Kekuasaan.

Berita Terkait

Berita Terbaru