Tidak Penuhi 3 Kriteria, Ormas Terancam Tidak Mendapatkan Hibah

KOTA TEGAL - Dari ratusan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tegal, hanya puluhan yang aktif melakukan kegiatan.

Karenanya, ke depan ormas yang tidak aktif bakal ditertibkan. Salah satunya dengan tidak mengusulkannya untuk mendapatkan hibah.

Kepala Bakesbangpol Kota Tegal Budi Saptaji sesaat setelah membuka kegiatan pembinaan dan sosialisasi terhadap ormas, Rabu (6/7) siang mengatakan, ormas di Kota Tegal saat ini sebanyak 165.

Dari jumlah itu, yang aktif 25 dan yang melaporkan kegiatannya secara rutin sebanyak 12 ormas.

"Berkenaan dengan pengukuran kinerja ormas ada beberapa indikator yang bisa dijadikan tolak ukur," katanya.

Tolak ukur itu, kata Budi, perpanjangan SK Kemenkumham bagi ormas yang telah berakhir, melaporkan susunan pengurus yang berubah karena meninggal dunia pindah domisili mengundurkan diri dan melaporkan program dan pelaksanaan kegiatan 2 kali dalam setahun secara tertulis.

Ke depan, pihaknya merencanakan program evaluasi untuk meningkatkan kinerja ormas dengan mencoba menerapkan prinsip punishment and reward.

"Bagi ormas yang tergolong masuk dalam kriteria tidak aktif sebagaimana dalam 3 indikator tersebut di atas, maka kami tidak akan mengikutsertakan dalam kegiatan kedinasan yang kami selenggarakan," katanya.

Kemudian, kata Budi, pihaknya juga tidak akan merekomendasikan bagi ormas yang tidak aktif untuk mendapatkan hibah.

Selanjutnya, tidak merekomendasikan fasilitasi kepentingan ormas yang tidak aktif dan tidak memasukan ormas yang tidak aktif dalam daftar yang di-update secara reguler.

"Sebaliknya bagi ormas yang aktif kami akan merencanakan ke depannya untuk diberikan penghargaan," ujar Budi.

Reward itu, ujar Budi, bisa mengikuti kegiatan study tiru yang diselenggarakan Bakesbangpol, akan didorong dan difasilitasi untuk menjalin kemitraan dengan pihak ketiga termasuk untuk bisa memperoleh bantuan pendanaan atau CSR. Selain itu, juga difasilitasi untuk mendapatkan hibah dari pemerintah.

"Ke depan bilamana ormas dapat memenuhi kinerja yang diharapkan, kita upayakan ke depannya diberi penghargaan bisa berupa diikutkan kegiatan study tiru atau diusulkan mendapat hadiah dari pemkot," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Poldagri dan Ormas Suharjo mengatakan, kegiatan sosialisasi bertujuan agar ormas sebagai mitra pemerintah, haruslah dapat menunjukan kemandiriannya dalam menjalankan roda dan aktivitas organisasi kepada masyarakat. Adapun pelaksanaannya pada Rabu dan Kamis (6-7/7).

"Adapun peserta pada kegiatan ini yakni ormas yang ada di Kota Tegal," tandas Suharjo. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.
  • Sadis! Senjata Brigadir J Disebut Dipakai Pelaku Lain untuk Buat Alibi Baku Tembak.

Berita Terbaru