Tidak Sendirian, Rocky Gerung Terancam Digusur Bareng Enam Ribu Warga: Sudah Seminggu Ini Dibully

JAKARTA - Ancaman penggusuran rumah ternyata tidak dialami Rocky Gerung semata. Aktivis ini menyebut dirinya hanya satu dari 6 ribu orang yang rumahnya di kawasan Bojong Koneng, Sentul, Bogor terancam digusur oleh PT Sentul City.

Menurutnya, somasi PT Sentul City atas lahan di kawasan Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor bukan hanya soal Rocky Gerung. Melainkan ribuan warga yang tinggal di kawasan tersebut.

"Ini bukan hanya kepada saya saja, ada 90 Kepala Keluarga dan 6.000 orang lainnya mengalami hal yang sama," kata Rocky di kediamannya, Senin (13/9).

Rocky menyatakan, banyak orang mengira seolah-olah dirinya mempertahankan hak yang bukan miliknya. Akibatnya, ia mengaku dirundung oleh netizen di media sosial.

"Saya sudah seminggu ini di-bully," kata Rocky Gerung dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Ia menjelaskan, beberapa rumah yang ada di dekat tempat tinggalnya di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11 Desa Bojong Koneng telah digusur.

Ia pun mendapat somasi untuk segera angkat kaki dari rumahnya karena lahan tersebut diklaim milik PT Sentul City sebagai pemegang sertifikat HGB yang sah, bahkan di depan rumahnya terpampang plang bertuliskan Tanah ini Milik PT Sentul City.

Rocky mengaku membeli lahan seluas 800 meter persegi dari pemilik sebelumnya bernama Andi Junaedi pada 2009.

Namun, tahun ini, PT Sentul City mengklaim kepemilikan tanah Rocky di Bojong Koneng itu bermodalkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 2411 dan 2412.

"Jadi sekali lagi saya katakan, ini bukan soal kasus saya saja," tandas Rocky.

Adapun surat somasi pertama dilayangkan pada 28 Juli 2021 dengan nomor surat 128/SC-LND/VII/2021. Kemudian, somasi kedua dilayangkan pada 6 Agustus 2021 dengan surat nomor 227/SC-LND/VIII/2021 dan somasi ketiga pada 12 Agustus 2021 dengan surat nomor 331/SC-Land/VIII/2021. (rmol.id/ima)

Baca Juga:

  • Polisi Sederhana dan Jujur, Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional.
  • Tes SKD Cuma Tujuh Detik, Ternyata CASN Ketahuan Curang Kerjakan soal Pakai Software.

Berita Terkait

Berita Terbaru