Tiga Warganya Positif Covid-19, Dua RT di kabupaten Banyumas Dilockdown Sebulan

BANYUMAS - Dua wilayah RT di Desa Kanding Kecamatan Somagede menjalani lockdown selama satu bulan penuh. Menyusul tiga orang warga dinyatakan positif corona virus disease (covid 19).

"Hari ini (kemarin, Red.) ada delapan orang menjalani swab sebagai tindak lanjut untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus," jelas Kepala Desa Kanding Awal Nur Handoko, Kamis (13/8) kemarin, di kantornya.

Lockdown sudah mulai diberlakukan sejak dua minggu yang lalu. Yakni di lingkungan RT 1 RW 3 dan RT 2 RW 4 yang berada di wilayah dusun 3. Warga di dua RT tersebut mencapai 344 jiwa.

Akses warga di dua RT hanya melalui satu pintu. Warga masih dapat beraktivitas ke luar rumah hanya untuk hal yang mendesak. Dengan catatan dalam pengawasan.

Selain itu, orang luar tidak diperbolehkan masuk ke dua RT selama menjalani karantina. Ada petugas yang jaga di titik satu pintu setiap hari.

Guna membantu mencukupi kebutuhan pokok warga yang sedang diisolasi di rumah. Pemerintah Desa Kanding telah menyalurkan sembako pada warga. Untuk dua minggu ke depan, sembako juga telah dipersiapkan.

"Kegiatan yang menimbulkan kerumunan dihentikan semua sampai waktu lockdown habis. Sementara, tidak ada hajatan, arisan, posyandu, olah raga dan semua acara yang melibatkan banyak orang," rinci Koko.

Pemerintah Desa Kanding berharap semua hasil swab negatif. Sebab, apabila ada tambahan kasus positif corona. Akan ada banyak skenario yang telah dirancang untuk melindungi warga dari penularan, utamanya warga yang paling berisiko seperti anak-anak dan lansia.

Dikatakan Koko, saat ini pihaknya tidak lagi memikirkan data angka kasus positif corona virus. Dengan adanya swab bagi orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien positif. Justru bakal terkuak kondisi riil.

Sebab, dari tiga warga yang positif corona virus. Semuanya merupakan orang tanpa gejala. Tidak ada satupun keluhan ciri-ciri sedang terjangkit corona virus.

"Semua dalam kondisi sehat, aktivitas seperti biasa. Sampai yang positif corona heran sendiri telah tertular. Pasien sedang menjalani isolasi di rumah sakit," tandas Koko. (fij/zul)

Baca Juga:

  • Bantah Sukmawati bahwa Ideologi PKI Bukan Pancasila, Fadli Zon: PKI Bukan Unsur yang Terlibat dalam Proklamasi Indonesia.
  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.

Berita Terkait

Berita Terbaru