Tumben Jujur, Jokowi Sebut Ada Kenaikan Covid-19 Meskipun Kecil

JAKARTA - Meskipun skalanya kecil, para kepala daerah diminta berhati-hati dan mewaspadai adanya kenaikan kasus Covid-19. Antisipasi harus dilakukan, karena sejumlah daerah mengalami kenaikan kasus.

Daerah tersebut di antaranya Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara. Itu terjadi pada dua minggu lalu. Sementara Gorontalo, Kalimantan Barat, serta Sulawesi Tenggara terjadi pada minggu lalu.

"Meskipun kecil tapi merangkak naik. Ini , tetap harus diwaspadai. Faktanya kenaikan itu ada meskipun kecil. Saya minta Gubernur, Pangdam, Kapolda mengingatkan jajaran di bawahnya agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Perkuat tracing dan testing, dan juga tes. Lalu telusuri betul-betul kontak eratnya dengan siapa," tegas Presiden Joko Widodo di Jakarta, Selasa (26/10).

Menurutnya, ada 105 kabupaten/kota di 30 provinsi yang kasus positifnya naik. Jokowi mengingatkan agar semua pihak memaksimalkan penggunaan platform aplikasi PeduliLindungi. Terutama di mal, perkantoran, tempat wisata dan di pasar-pasar.

"Saya melihat masih ada tempat-tempat tersebut yang belum ada QR code PeduliLindungi. Namun, tetap tetap dibuka. Controlling seperti ini harus diingatkan kepada keluarga kita," imbuhnya.

Kepala Negara juga meminta seluruh kepala daerah terus mempercepat vaksinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga saat ini, vaksinasi COVID-19 di Indonesia telah mencapai 182 juta dosis. Rinciannya 54 persen dosis pertama dan 32 persen dosis kedua.

"Untuk daerah-daerah yang vaksinasinya masih rendah, masih di bawah 50 persen agar dikejar agar bisa mencapai di atas 50 persen di bulan November. Kemudian di atas 70 persen di akhir Desember. Karena ini penting sekali dalam menjaga, melindungi rakyat paparan COVID-19," pungkasnya. (rh/zul)

Baca Juga:

  • Kecelakaan di Tikungan Jalur Obyek Wisata Guci, Bus Terjun dan Miring Dalam Parit.
  • Bubarkan Paksa Massa, Aksi 212 Teriakkan Brimob Zalim!.

Berita Terkait

Berita Terbaru