Ustaz Maaher Marah Habib Rizieq Dihina, Tapi Malah Rendahkan Habib Lutfi, Gus Miftah: Berkepribadian Ganda

JAKARTA - Nama Habib Lutfi bin Yahya yang sempat disinggung oleh Ustaz Maaher At Thuwailibi sebagai Kyainya Banser diingatkan kembali oleh Nikita Mirzani di tengah perseteruannya.

Hal ini rupanya memantik reaksi pihak lain. Konflik antara Nikita Mirzani dengan Ustaz Maaher diketahui makin melebar kemana-mana. Keduanya kompak saling buka aib masa lalu.

Dikutip dari Pojoksatu, ulama nyentrik Gus Miftah ikut menyuarakan pandangannya tentang Ustaz Maaher yang menurutnya memiliki kepribadian ganda, karena di satu sisi marah Habib Rizieq dihina tapi malah ikut menghina habib lain.

“Ustaz Maheer, saya melihat Anda itu seorang dengan kepribadian ganda. Pertama, Anda berdebat dengan seorang wanita, gara-gara menurut Anda Nikita Mirzani menghina seorang habib. Anda minta kepada Mbak Nikita untuk menghormati habib, itu bagus, walaupun bahasa yang Anda sampaikan sama sekali tidak berakhlak, tidak bermoral dan tidak beretika,” ujarnya lewat unggahan video di Instagramnya, Sabtu (14/11).

“Tapi di sisi lain Anda justru menghinakan habaib, dalam hal ini guru kami, Habib Lutfi bin Yahya. Jadi saya mikir ada apa dengan Anda, di satu sisi diminta menghormati habaib, tapi di sisi lain Anda menghinakan habaib,” lanjutnya.

Sahabat Deddy Corbuzier ini menegaskan, dirinya diajarkan para guru untuk menghormati zuriyahnya Rasullah SAW, karena mereka adalah ahlil bait yang suci.

“Makanya saya heran Anda selalu memancing-mancing, dulu Anda menghina Gus Dur sekarang Habib Lutfi,” tegasnya.

Gus Miftah mengingatkan, jangan sampai karena bahasa yang kasar itu membawanya ke dalam penjara.

“Jangan sampai ada laporan hukum Anda ditangkap polisi kemudian, Anda mengatakan ini namanya krimininalisasi ulama. Hei Ustaz Maaher mana ada namanya kriminalisasi ulama kalau Anda berbuat kriminal kemudian ditangkap polisi. Ini bukan kriminalisasi agama, tapi proses hukum kepada ulama yang kriminil,” tandasnya.

Gus Miftah pun menjelaskan, kalaupun tidak setuju dengan salah satu habib jangan menghina. Seperti dirinya yang tidak sepaham dengan Habib Rizieq tetapi tetap menghormati pendiri Front Pembela Islam itu.

“Maka ingat Ustaz Maaher, siapapun habaibnya saya menghormatinya, bisa jadi saya berbeda pendapat dengan Habib Rizieq, tapi saya sangat menghormati beliau. Karena dikatakan haram masuk surga orang-orang yang dzalim dan membenci para habaib. Saya sangat menghormati beliau, dan saya punya prinsip, hormat itu harus lebih didahulukan daripada taat,” bebernya.

“Barangkali saya berbeda dengan salah satu habaib, tapi saya tidak mungkin mengurangi hormat saya kepada habaib. Itu juga yang diajarkan guru kami Habib Maulana Lutfi bin Yahya. Dan Anda catat, enggak mungkin seorang Habib Lutfi merespon apa yang Anda katakan. Karena beliau memandang dengan kacamata kasih sayang. Penghinaanmu terhadap guru kami tidak akan mengurangi kemuliaan guru-guru kami. Tapi awas kalau ini terus Anda lakukan, umatnya kemudian tidak terima dengan yang Anda sampaikan,” imbaunya. (nin/pojoksumut/ima)

Baca Juga:

  • Ngabalin Trending di Twitter! Sebelumnya Sebut Jokowi Terganggu Manuver Menteri, Sekarang Bilang Begini.
  • Tuding Menkes Terjaring Mafia Vaksin, Relawan Jokowi: Emang Bener Kok.

Berita Terkait

Berita Terbaru