Video Terbaru Jozeph Paul Zhang Sasar NU soal Pembantaian terhadap Orang-orang PKI

JAKARTA - Jozeph Paul Zhang mulai ngelantur ke mana-mana. Tidak hanya menista agama dan mengaku nabi ke-26, dia juga mulai menyasar Nahdlatul Ulama (NU).

Tidak diketahui pasti apa maksud dan motif pemilik nama asli Shindy Paul Soerjomoelyono itu menyeret organisasi massa Islam terbesar di Tanah Air itu. Pernyataan itu terungkap melalui penggalan video yang diunggah Majelis Kopi, Senin (19/4) lalu, sebagaimana dikutip dari PojokSatu.id, Selasa (20/4).

Dalam video tersebut, seperti biasa, Jozeph berinteraksi dengan komunitasnya melalui aplikasi Zoom yang kemudian diunggah di akun Youtube-nya. Kali ini, dalam durasi tertentu, Jozeph mambahas mengenai sejarah PKI di Indonesia.

Di tengah pembahasan, pemilik nama asli Shindy Paul Soerjomoelyono malah menganggap bahwa NU sejatinya yang telah melakukan kejahatan luar biasa dalam sejarah Indonesia.

“NU-NU ini berapa banyak yang jadi korban (PKI)? Gak Nyampe 500. Itu total dari 1926 sampai 1965. Gak Nyampe 500,” ujarnya.

Hal itu, sambung Jozeph, jauh berbeda dengan jumlah orang-orang PKI yang dibantai oleh orang-orang NU. “Tiga juta. (Dibantai) Oleh orang NU, loh,” ucapnya.

Sebab, kata dia, dulu NU bermusuhan dengan PKI. “NU dulu partai kan. Partai NU namanya,” katanya.

Pernyataan itu lantas diluruskan seorang penanya bahwa yang dimaksud sebenarnya adalah Masyumi, bukan NU.

“Iyah pokoknya partai NU. Partai Masyumi. Nah, itu musuhan sama PKI kan. Akhirnya dibunuh semua. Dibantai tiga juta,” ujar Jozeph.

Jozeph lalu menyebut bahwa orangtua teman-temannya juga banyak yang menjadi korban pembantaian tersebut.

“Atau dia menyerahkan diri supaya jangan dibunuh. Namanya diamankan. Menyerahkan diri tapi akhirnya dibuang di Pulau Buru, kan,” kata Jozeph. (pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Wakil Gubernur Jatim Akui Berselingkuh saat Belum Kenal Arumi Bachsin.
  • Arumi Bachsin Takut Suaminya Wakil Gubernur Jatim Menikah Lagi, Emil Dardak: Punya Satu Istri Saja Sudah Repot.

Berita Terkait

Berita Terbaru