Viral Ambulans Dikejar Brimob dan Disebut Pasok Batu buat Demonstran, Ariza Angkat Bicara

JAKARTA - Video viral menunjukkan sebuah ambulans yang dikejar pasukan Brimob saat unjuk rasa menolak Omnibus Law, Selasa (13/10).

Ambulans tersebut diduga memasok batu dan bensin yang akan digunakan demonstran sebagai bom molotov untuk menyerang petugas.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara.

Dia menolak tudingan mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta terlibat dalam aksi kerusuhan beberapa waktu lalu.

Ariza membantah ada ambulans dari Pemprov DKI yang mengangkut batu dan bensin untuk suplai pengunjuk rasa yang rusuh.

“Tidak mungkin pemprov terlibat dalam urusan tawuran atau urusan konflik apalagi anarkis,” ujarnya seusai meninjau Kerja Bakti Penanggulangan Banjir di Kali Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/10).

Pria yang karib disapa Ariza itu menegaskan, di Jakarta ini terdapat banyak ambulans baik yang dimiliki oleh rumah sakit, pihak swasta, yayasan, bahkan partai politik dan juga ormas.

“Jadi perlu kami klarifikasi, tidak ada ambulans pemprov yang membawa batu,” pungkasnya dikutip dari Pojoksatu. (sta/rmol/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • NU Bukan Padanan Gus Nur, Andi Arief: Jika Maafkan, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah.
  • Sindir Kebakaran Kejagung, Tengku Zulkarnain: yang Ngerokok Dipecat Aja, Takutnya Istana Negara Ikutan Terbakar.

Berita Terkait

Berita Terbaru