Windy Cantika Aisah, Peraih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo Ternyata Sempat Positif Covid-19

JAKARTA - Windy Cantika Aisah, sukses meraih medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo, Sabtu (24/7) kemarin. Sang ibu Siti Aisah, mengaku terharu saat putrinya dinyatakan meraih medali perunggu di kelas 49 kg.

Sang ibunda menyaksikan putrinya melalui layar kaca. Tak henti-hentinya dia berdoa untuk keberhasilan Windy.

“Saya terus berdoa selama Cantika tampil. Dada saya berdetak sangat sangat kencang. Apalagi melihat dia sempat dua kali mengalami kegagalan di angkatan Snatch. Begitu Cantika meraih medali perunggu, tak terasa air mata deras mengalir,” kata Siti Aisah dalam sebuah pernyataan kepada KOI, Sabtu (24/7).

Siti Aisah mengenang perjuangan putrinya hingga bisa meraih kesuksesan seperti sekarang. Dia bangga karena dalam debutnya di Olimpiade, lifter berusia 19 tahun itu harus menghadapi lawan-lawan kelas dunia.

Terlebih, pada tahun lalu, Windy sempat terpapar COVID-19. Dia harus menjalani isolasi mandiri selama sebulan.

Usai meraih medali perunggu, Windy Cantika melalukan video call dengan ibunya.

“Mama. Cantika mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan mama, papa serta kakak dan adik. Neng hanya bisa meraih peringkat ketiga. Itu kalimat yang diucapkan Cantika saat video call. Saya langsung saja jawab. Alhamdulillah neng bisa meraih perunggu di tengah pandemi COVID -19. Tapi, video call-nya nggak bisa lama. Karena Cantika menjawab telepon dari Menpora Zainudin Amali," cerita Siti Aisah.

Sang ibu pun masih teringat dengan barbel semen yang pernah jadi alat latihan putrinya saat masih kecil. Menurutnya, barbel semen itu sampai saat ini masih disimpannya sebagai kenang-kenangan. (rh/zul/fin)

Baca Juga:

  • Keren... Lokomotif Tua Buatan Jerman Sudah Diparkir di Taman Pancasila, Bakal Ada Lampu dan Suaranya.
  • TNI Dituding Disusupi Komunis oleh Gatot Nurmantyo, Panglima TNI: Saya Tidak Mau Berpolemik.

Berita Terbaru