Wujudkan Islam Moderat, Bupati Tegal Umi Azizah: MUI Harus Menjadi Sebuah Tenda Besar

KRAMAT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran penting dalam mewujudkan Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin. MUI harus menjadi sebuah tenda besar bagi umat Islam yang majemuk, baik itu mereka yang tergabung dalam ormas Islam maupun yang tidak.

Bupati Tegal Umi Azizah menyatakan, kemajemukan ini perlu diwadahi dalam sebuah forum dialog yang sangat penting artinya bagi tegaknya umat tengahan atau Islam wasatiyyah.

Islam wasatiyyah sebagai sebuah wawasan bahwa umat manusia sebagai hamba ciptaan Allah memiliki kecenderungan untuk mengambil jalan tengah dalam kesadaran manusia.

"MUI bisa berdiri tegak sebagai tenda besar yang menaungi umat Islam Indonesia yang menolak ekstrimisme dan liberalisme, yang tidak memicu kontroversi dan saling mencaci maki," katanya.

Semua demi tegaknya NKRI, tambah Umi Azizah, yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 sebagai kristalisasi nilai-nilai agama Islam. MUI Kabupaten Tegal dapat berperan lebih nyata dalam membimbing masyarakat, menyadarkan umat untuk berpikir optimistis dan melakukan kerja-kerja produktif dalam pemulihan ekonomi nasional.

"Tentu kita yang hadir di forum ini sangatlah sadar, bahwa kondisi masyarakat kita tengah dilanda krisis jati diri, krisis ideologi, krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MUI Kabupaten Tegal KH Tubagus Fahmi mengatakan, agenda utama dalam musda itu yakni, pemilihan ketua MUI Kabupaten Tegal periode 2021-2026. Pemilihan dilakukan oleh tim formatur sebanyak 11 orang.

Tim itu terdiri dari ketua dan sekretaris MUI Kabupaten Tegal sekarang, dua perwakilan tokoh masyarakat dan pondok pesantren, empat perwakilan MUI kecamatan, ketua MUI Jateng dan dua penasehat MUI Kabupaten Tegal.

Tim formatur akhirnya memutuskan dan menetapkan KH Ali Ghufron sebagai ketua MUI Kabupaten Tegal periode 2021- 2026. Untuk melengkapi susunan pengurus lainnya formatur diberi waktu selama 1 minggu.

KH Ali Ghufron yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua MUI Kabupaten Tegal itu, terpilih menjadi ketua MUI untuk menggantikan KH Chumaidi ZA SH MHum. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Arteria Dahlan Pernah Protes karena Tidak Dipanggil Yang Terhormat, Netizen: Saking Angkuhnya.
  • Arteria Dahlan Ternyata Lulusan Tanah Sunda, Prof Romli Atmasasmita: Rasa Malumu di Mana?.

Berita Terkait

Berita Terbaru