Sport
Share this on:

Dua Pembalapnya Terjatuh di Argentina, Honda Tetap Tenang

  • Dua Pembalapnya Terjatuh di Argentina, Honda Tetap Tenang
  • Dua Pembalapnya Terjatuh di Argentina, Honda Tetap Tenang

TERMAS DE RIO HONDO - Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP tidak diawali dengan kisah menyenangkan. Tanpa podium di lomba pembuka GP Qatar dan di Argentina dua pembalapnya terlempar dari lomba karena terjatuh.

Saat ini dua pembalap Repsol Honda Marc Marquez dan Daniel Pedrosa bertengger di urutan delapan dan 10 secara berurutan. Marquez tertinggal 37 poin dari pimpinan klasemen Maverick Vinales, sedangkan Pedrosa defisit 39 poin.

Marquez tidak pernah mengalami kecelakaan di dua balapan pembukaan musim. Juga tidak pernah sejak naik ke kelas premium. Sebaliknya, dia selalu meraih podium, setidaknya di salah satu balapan pembuka.

Pada 2014, dia bahkan memenangi 10 race pertama. Sedangkan pada 2013 dan 2016 rider 24 tahun tersebut selalu finis sebagai juara dan ketiga di balapan kedua. Pada 2015 dia finis kelima di race pertama dan menang di Argentina.

Jadi Honda Racing Corporation (HRC) meninggalkan Rio Honda di posisi yang tidak pernah mereka harapkan. Apalagi mengingat sebelum insiden terjadi di lap keempat, Marquez terlihat begitu digdaya. Meski begitu Bos Repsol Honda Livio Suppo tetap tenang dan ingin mengambil pelajaran dari dua kegagalan tersebut.

''Kami melihatnya tetap positif, dan kedua rider kami (Marquez dan Pedrosa) tidak merasa down dengan insiden ini. Mereka tetap kuat,'' ucapnya dikutip GP One.

Apalagi melihat fakta bahwa Cal Crutchlow finis di podium ketiga menyumbang poin bagi konstruktor. Hasil tersebut juga membuktikan bahwa RC213V lebih kompetitif ketimbang tahun lalu. ''Memang belum 100 persen dan butuh pengembangan lebih jauh. Tapi kami berada pada jalur yang tepat,'' tandasnya.

Tentang penyebab insiden jatuhnya Marquez dan Pedorsa, Suppo mengaku telah memeriksa data telemetri dan tidak menemukan ada yang salah dari dua ridernya. Marc memang dalam kondisi cepat, tapi tidak melampaui batas. Masih dalam batas race pace yang normal.

Sedangkan Pedrosa berada di belakang Danilo Petrucci tapi juga tidak mengejarnya secara berlebihan. ''Sayangnya Rio Hondo adalah trek yang licin dan adanya permukaannya yang bergelombang memaksa mereka melakukan kesalahan,'' ulasnya.

Bagaimana moral bertanding dua rider Repsol Honda saat ini? Suppo telah meminta seluruh tim untuk tidak panik dan tetap tenang. Motor Honda masih memiliki banyak ruang untuk dikembangkan sepanjang musim.

''Bahkan saat sesi warm up, kedua pembalap sangat puas dengan motornya,'' ungkap pria Italia tersebut.

Posisi yang buruk Marquez dan Pedrosa di klasemen pembalap juga tak mengkawatirkan Suppo. Karena musim 2017 baru saja dimulai. ''Aku ingat pada 2011, ketika Casey mengalami kecelakaan saat berduel dengan Valentino (Rossi) di Jerez di awal musim. Aku rasa itu balapan kedua. Tapi kemudian kami bisa mengakhiri musim sebagai juara. Kami akan melakukan yang terbaik,'' yakinnya. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ducati Siap Terobos Dominasi Yamaha-Honda

Ducati Siap Terobos Dominasi Yamaha-Honda

Harapan penggemar MotoGP untuk menyaksikan juara dunia baru kian terkuak di musim 2017.


Jangan Pulang Dengan Tangan Hampa

Jangan Pulang Dengan Tangan Hampa

Kosentrasi PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) sedang terpecah sepanjang dua pekan terakhir nanti.


Karate Khawatirkan Profesionalisme Wasit

Karate Khawatirkan Profesionalisme Wasit

Cabor karate dibebani target minimal dua emas di SEA Games 2017 Malaysia.


Kubica Ngos-ngosan Jinakkan F1 2017

Kubica Ngos-ngosan Jinakkan F1 2017

Tak ada yang bisa merasakan betapa beratnya mengendarai mobil Formula 1 edisi 2017, selain pembalapnya sendiri.


Balapan di Brno, Honda Tambah Pede

Balapan di Brno, Honda Tambah Pede

Jedah musim panas MotoGP 2017 berakhir. Akhir pekan ini, pertarungan merebut gelar juara dunia akan berlanjut di Brno, Republik Ceko.


Semoga Mercedes Tidak Menyesal

Semoga Mercedes Tidak Menyesal

Dua rival utama Formula 1 Ferrari dan Mercedes melakukan pendekatan yang sama di GP Hungaria, tapi dengan hasil berbeda.


VR46 Puji Pembalap Tech3

VR46 Puji Pembalap Tech3

Dalam tiga balapan MotoGP terakhir sebelumnya jeda musim panas, pembalap tim satelit Yamaha, Tech3 dua kali finis lebih baik.


Kemenpora Tetap Siapkan Bonus Atlet

Kemenpora Tetap Siapkan Bonus Atlet

Apresiasi terhadap prestasi atlet Indonesia menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia.


Maaf Venus, Ini Giliran Muguruza

Maaf Venus, Ini Giliran Muguruza

Dari empat kontestan semifinal tunggal putri, dua petenis yang bentrok di partai puncak Wimbledon malam nanti.


Tembus Semifinal Wimbledon, Konta Bisa Ukir Sejarah

Tembus Semifinal Wimbledon, Konta Bisa Ukir Sejarah

Grand slam Wimbledon memasuki fase penting. Malam nanti dua semifinal tunggal putri siap dihelat.



Kolom

BIG BERRY

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!