Sepakbola
Share this on:

Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan

  • Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan
  • Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan

SINGAPURA - Jadi negara paling banyak meraih gelar juara Piala AFF tampaknya membuat Thailand bosan. The War Elephant tidak ingin lagi berambisi untuk menambah koleksi gelarnya di kawasan Asia Tenggara. Thailand ingin naik kelas, yakni berprestasi di Piala AFC.

Fokus utamanya pun diarahkan ke ajang sepak bola paling bergengsi se-Asia tersebut. bakal dihelat pada Januari mendatang, Thailand benar-benar tidak ingin Piala AFF jadi pengganggu. Tidak heran, skuad yang bakal diturunkan di ajang dua tahunan ini pun bisa dibilang bukanlah kekuatan sebenarnya dari negara beribukota Bangkok itu.

Buktinya, empat pemain andalan sengaja tidak dipanggil. Keempat pemain yang berkarir di luar negeri itu diminta untuk tetap fokus berkarir di klubnya masing-masing terlebih dahulu yang masih berkompetisi. Klubnya juga enggan melepas karena Piala AFF tidak masuk dalam kalender FIFA. Tidak dipaksa main seperti halnya yang terjadi di Timnas Indonesia meski Liga 1 sedang bergulir.

Keempat pemain tersebut adalah trio pemain yang mencari nafkah di Liga Jepang yakni Chanathip Songkrasin (Consadole Sapporo), Teerasil Dangda (Sanfreece Hiroshima) dan Theerathon Bunmathan (Vissel Kobe). Selain itu, kiper Kawin Thamsatchanan yang bermain untuk Klub Belgia OH Leuven juga tidak dipanggil.

Ini tentu mereduksi kekuatan dari skuad asuhan dari Milovan Rajevac. Keempatnya diketahui merupakan andalan Thailand selama ini. Teerasil Dangda misalnya, mencetak 61 gol selama berkostum biru selalu jadi striker mematikan selama Piala AFF. Bahkan, dia masuk dalam urutan nomor 2 pencetak gol paling banyak di Piala AFF dengan 15 gol. selisih 2 gol dari striker Singapura Noh Alam Shah.

Meski tanpa 4 pemain andalan, Thailand tetap mematok target tinggi. Jadi juara Piala AFF. Rajevac pun ingin Piala AFF jadi ajang pemanasan sebelum bertarung di event sebenarnya Piala AFC pada awal tahun mendatang.

Bahkan, pelatih asal Serbia itu percaya diri bahwa timnya akan kembali mendominasi. Timnya adalah tim terbaik di Asia Tenggara. ’’Tanpa mereka, kami masih punya pemain lain yang berbakat. Bermain sesuai instruksi saya dan memiliki mental kemenangan jadi salah saatu senjata melawan kekuatan negara lain,’’ ucapnya dikutip dari website resmi Piala AFF 2018.

Nah, harusnya absennya 4 pemain bintang itu jadi keuntungan untuk Tim Garuda. Berada satu grup, Hansamu Yama dkk harusnya bisa mengatasi Thailand yang selama ini selalu jadi salah satu negara yang sulit dikalahkan.

Tapi, gelandang Timnas Evan Dimas menegaskan tidak semudah itu. walau tanpa pemain bintang, Thailand baginya masih punya kekuatan yang patut diwaspadai. ’’Sepak bola Thailand itu maju, jadi masih punya banyak pemain berkualitas. Jadi jangan meremehkan,’’ terangnya.

Sementara itu, Pelatih Timnas Bima Sakti menilai minus empat pemain bukan jadi masalah bagi Thailand. Baginya, Thailand tetaplah jadi musuh yang patut diwaspadai di Grup B. Karena itulah, dirinya mengaku sudah punya banyak rekaman video pertandingan untuk persiapan di Piala AFF 2018 kali ini.

’’Data pemain Thailand itu bagus. Kami akan benar-benar pelajari video pertandingannya, tapi sekarang kami sedang fokus menghadapi Singapura. Step by step,’’ ujarnya. (rid/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dikalahkan Thailand 4-0, Timnas U-23 Harus Sapu Bersih Dua Sisa Laga

Dikalahkan Thailand 4-0, Timnas U-23 Harus Sapu Bersih Dua Sisa Laga

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia gagal meraih kemenangan di laga perdana babak penyisihan Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.


Jelang Lawan Thailand, Status Ezra Walian Masih Menggantung

Jelang Lawan Thailand, Status Ezra Walian Masih Menggantung

Hingga, Kamis (21/3) kemarin, pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Indra Sjafri belum menentukan 23 pemain yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U


Timnas U-23 Optimis Kalahkan Thailand U-23

Timnas U-23 Optimis Kalahkan Thailand U-23

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 bakal menjalani laga perdana babak Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 Grup K menghadapi Thailand U-23.


Hari Ini, Indra Sjafri Coret Satu Pemain Timnas U-23 Lagi

Hari Ini, Indra Sjafri Coret Satu Pemain Timnas U-23 Lagi

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23, Indra Sjafri belum memutuskan 23 pemain yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.


Drawing 8 Besar Piala Presiden 2019, Tira-Persikabo Jumpa Persebaya Lagi

Drawing 8 Besar Piala Presiden 2019, Tira-Persikabo Jumpa Persebaya Lagi

Delapan tim telah memastikan diri lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2019.


Ronaldo Itu Bukan Manusia

Ronaldo Itu Bukan Manusia

Ronaldo membuktikan bahwa usia belum mempengaruhi performanya di lapangan.


Paris Saint-Germain (PSG) Waspadai Semangat Man United

Paris Saint-Germain (PSG) Waspadai Semangat Man United

Kendati menang 0-2 di leg pertama 16 Besar di Stadion Old Trafford, bukan berarti PSG akan dengan mudah lolos ke perempat final Liga Champions musim ini.


Kalahkan Thailand, Timnas U-22 Juara Piala AFF

Kalahkan Thailand, Timnas U-22 Juara Piala AFF

Timnas U-22 akhirnya berhasil menjuarai Piala AFF U-22. Di final, Garuda Muda berhasil mengalahkan Thailand 2-1.


Babak Pertama Final Timnas U-22 vs Thailand Imbang 0-0

Babak Pertama Final Timnas U-22 vs Thailand Imbang 0-0

Partai puncak Piala AFF U-22 antara Timnas U-22 vs Thailand U-22 di National Stadium Phnom Penh, Selasa (26/2), masih 0-0. Meski sama-sama memiliki sejumlah pel


Timnas U-22 vs Thailand, Indra Sjafri: Semoga Ini Juara Kali Kedua Saya

Timnas U-22 vs Thailand, Indra Sjafri: Semoga Ini Juara Kali Kedua Saya

Selangkah lagi Timnas U-22 Indonesia bisa menggenggam supremasi tertinggi sepakbola U-22 di Asia Tenggara.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!